Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Calon Jemaah Haji Mataraman Bakal Berangkat dari Dhoho Tahun Depan
Bandara Dhoho Kediri (instagram.com/dhoho.international.airport)
  • Pemprov Jatim menargetkan Bandara Dhoho Kediri mulai melayani penerbangan haji pada musim haji 2027, menggantikan sebagian keberangkatan yang selama ini melalui Embarkasi Surabaya.
  • Gubernur Khofifah menyebut seluruh persiapan teknis tengah dimatangkan bersama pemerintah pusat agar Bandara Dhoho siap digunakan untuk penerbangan haji mulai tahun depan.
  • Embarkasi baru ini akan mempermudah sekitar 10.548 calon jemaah dari 15 kabupaten/kota wilayah Mataraman, sehingga perjalanan menuju tempat keberangkatan menjadi lebih efisien dan nyaman.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Surabaya, IDN Times - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim) menargetkan Bandara Dhoho Kediri mulai melayani penerbangan haji pada musim haji 2027. Kehadiran embarkasi baru itu diproyeksikan memangkas waktu tempuh ribuan calon jemaah asal wilayah Mataraman yang selama ini harus berangkat melalui Embarkasi Surabaya.

Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa mengatakan, persiapan menjadikan Bandara Dhoho sebagai embarkasi haji terus dimatangkan bersama pemerintah pusat. Ia bilang, seluruh persyaratan teknis tengah dipenuhi agar bandara tersebut dapat beroperasi untuk penerbangan haji mulai tahun depan.

"InsyaAllah tahun depan Bandara Dhoho sudah bisa mulai digunakan untuk penerbangan haji. Seluruh persiapan terus kami lakukan bersama Kementerian Agama, Kementerian Perhubungan, Angkasa Pura, juga seluruh pihak terkait agar seluruh persyaratan dapat dipenuhi dengan baik," ujarnya, Kamis (3/7/2026).

Menurut Khofifah, keberadaan embarkasi baru akan memberikan kemudahan bagi calon jemaah haji, khususnya dari kawasan Mataraman. Mereka tak lagi harus menempuh perjalanan jauh menuju Surabaya sehingga proses keberangkatan maupun kepulangan menjadi lebih efektif dan nyaman.

Bandara Dhoho diproyeksikan melayani sekitar 10.548 calon jemaah haji dari 15 kabupaten/kota di Jawa Timur, yakni Kabupaten dan Kota Kediri, Kabupaten dan Kota Blitar, Nganjuk, Tulungagung, Trenggalek, Kabupaten dan Kota Madiun, Magetan, Ponorogo, Pacitan, Ngawi, Jombang, serta Bojonegoro.

"Bandara Dhoho ini sudah lama kami persiapkan untuk memperkuat layanan penyelenggaraan ibadah haji sekaligus memberikan kemudahan bagi jemaah, khususnya dari wilayah Mataraman. Kami berharap proses keberangkatan maupun kepulangan jamaah akan semakin efektif dan nyaman," katanya.

Sementara pada musim haji 2026, Debarkasi Surabaya memberangkatkan sekitar 44 ribu jemaah dalam 116 kelompok terbang. Hingga penutupan operasional, sebanyak 43.894 jemaah telah kembali ke Indonesia. Sebanyak 77 jemaah wafat di Tanah Suci, 17 jemaah masih menjalani perawatan di Arab Saudi, sementara sisanya kembali melalui mekanisme lain.

Curated For You

Editorial Team

Related Article