Bocoran Peminangan Gibran untuk Prabowo dari Kiai Muda Jatim

Surabaya, IDN Times - Otak atik bakal calon wakil presiden untuk Prabowo Subianto mengerucut pada Gibran Rakabuming Raka. Bila arah angin tak berubah, putra sulung Presiden Joko "Jokowi" Widodo itu bakal diumumkan sebagai pendamping Prabowo, Sabtu besok (21/10/2023).
Pengasuh Pondok Pesantren Queen Al Azhar Darul Ulum Jombang, Zahrul Azhar (Gus Hans) yang juga salah seorangnya pendukung Prabowo dari tim Gerakan Menang 08 (GM 08) membocorkan beberapa hal tentang proses peminangan Gibran agar menjadi pendamping Prabowo.
Gus Hans mengatakan, mulanya tim ini terdiri dari tiga kiai muda yakni KH Miftah Maulana Habiburrahman (Gus Miftah) dari Ponpes Ora Aji, Sleman, Yogyakarta, KH Luqman Haris Dimyati (Gus Lukman) dari Ponpes Tremas, Pacitan, Jawa Timur, HM. Zahrul Azhar As’ad (Gus Hans) dari Ponpes Queen Al Azhar Darul Ulum Jombang, Jawa Timur.
"Awalnya kami bertiga dari Poros MAJIDQU, Mas (treMAS), JI (ora aJI), DQU (Darul Ulum Queen al Azhar), yakni saya (Darul Ulum Jombang), Gus Lukman (Ponpes Termas Pacitan), Gus Miftah (Jogja) ini diminta pak Prabowo untuk meminang Mas Gibran," ujar Gus Hans kepada IDN Times, Jumat (20/10/2023).
Tiga kiai muda ini kemudian bertambah menjadi 8 orang kiai muda, yang lantas melakukan silaturahim dengan Presiden Joko Widodo sekitar pertengahan September, yang mengisyaratkan meminang Gibran untuk Prabowo.
Sepekan kemudian, tim ini menyebar melakukan safari politik ke sejumlah tokoh dan kiai untuk mengajak dalam satu barisan memenangkan Prabowo. Di antaranya, Gus Miftah bertemu dengan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi pada 25 September 2023.
Gus Hans juga menjelaskan ada beberapa faktor sehingga Gibran merupakan orang yang pas untuk mendampingi Prabowo di kontestasi Pilpres 2024.
"Kenapa harus Mas Gibran? Karena bonus demografi Indonesia didominasi generasi muda. Calon yang ada sekarang belum mewakili milenial, maka kita butuh mengambil ceruk milenial dan Gen Z itu. Mas Gibran anak muda dengan style pemimpin khas anak muda. Bukan karena anak Presiden tapi stylenya memang anak muda," kata Gus Hans.
Alasan berikutnya, kata Gus Hans, Gibran adalah sosok milenial yang faham betul pemanfaatan IT untuk tata kelola pemerintahan. Memanfaatkan medsos untuk menjaring komunikasi dua arah dengan masyarakat. "Andaikan style itu bisa diterapkan secara nasional bisa menjadi bagus, bisa memangkas keruwetan birokrasi," katanya.
Faktor berikutnya, kata Gus Hans, gagasan IKN Nusantara dari presiden sebelumnya harus diwujudkan. Sehingga, perlu sosok Gibran yang nantinya bertugas mengawal IKN bisa terealisasi. "Karena itu legacy Pak Jokowi, kalau IKN berhasil akan dikenang sepanjang masa," katanya.
Gus Hans juga mengatakan, bahwa sekarang ini hari-hari menentukan. Beberapa tokoh seperti Khofifah Indar Parawansa, Erick Thohir masih menjadi sosok penting di lingkaran proses pencalonan Prabowo Subianto ini. "Mas Gibran menjadi pilihan terbaik," katanya.



















