Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Bocah SMP di Kota Batu Tewas Diduga Dikeroyok Teman-temannya
Ilustrasi penganiayaan (IDN Times/Aditya Pratama)

Baru, IDN Times - Warga digegerkan dengan kabar pelajar SMP di Kota Batu meninggal dunia usai diduga dikeroyok oleh beberapa orang. Korban berinisial RKA (14) merupakan murid SMP Negeri 2 Kota Batu yang beralamatkan di Jalan Bromo Gang 4 RT.4/RW.7 Nomor 4A, Kelurahan Sisir, Kota Batu.

Korban meninggal dunia usai mengeluhkan sakit di bagian kepala. Ia sempat dirawat di rumah sakit, tapi nyawanya tak tergolong.

1. Korban diduga dianiaya oleh sesama siswa SMP

Ilustrasi Penganiayaan (IDN Times/Aditya Pratama)

Kakek korban berinisial S mengatakan korban baru pulang kerja kelompok di daerah Jalan Pandan, Desa Pandanrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu pada Rabu (29/5/2024). Diduga sebelumnya ia mendapat tindakan penganiayaan dan pengeroyokan dari siswa SMP juga. Pasalnya korban yang baru saja pulang tiba-tiba mengeluhkan sakit dan pusing di bagian kepala, tapi tidak menceritakan penyebabnya.

"Korban sepulang dari kerja kelompok di rumah temannya sekolah. Tapi saat pulang korban sering merasa pusing dan sakit di bagian kepala," ujar S pada Jumat (31/5/2024).

Korban kemudian meninggal dunia pada Jumat (31/5/2024) usai mengeluhkan kesakitan dan sempat mendapat perawatan di RS Hasta Brata, Kota Batu.

2. Keluarga akhirnya tahu korban sempat dianiaya

Ilustrasi jenazah (IDN Times/Mardya Shakti)

Keluarga korban kemudian menggali informasi dari beberapa teman korban untuk mengetahui penyebab sakit korban. Kemudian ditemukan fakta adanya dugaan pengeroyokan yang dialami korban. Diketahui terjadi pemukulan berkali-kali oleh siswa SMP di suatu tempat dengan cara dibawa menggunakan sepeda motor.

"Tadi pagi korban baru bercerita jika kepalanya pusing terus menerus itu karena dikeroyok teman-teman saat kerja kelompok. Karena pusing tak kunjung sembuh akhirnya korban dibawa ke rumah sakit dan diketahui meninggal dunia," bebernya.

3. Polisi masih menyelidiki

ilustrasi garis polisi. (IDN Times/Arief Rahmat)

Untuk jenazah korban saat ini masih berada di RS Hasta Brata. Jenazah masih melalui proses pemeriksaan dan direncanakan akan dilakukan autopsi untuk memastikan penyebab kematian korban.

"Saat ini kasus ini masih dalam proses penyelidikan. Kita masih kumpulkan keterangan dari keluarga korban," ucap Kasi Humas Polres Batu, Ipda Trimo.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

Related Article