Surabaya, IDN Times - Bandara Internasional Juanda memastikan kesiapan operasional jelang periode Angkutan Lebaran Idul Fitri 2026. Meski diproyeksikan terjadi lonjakan penumpang, hingga saat ini belum ada maskapai yang mengajukan tambahan penerbangan (extra flight).
General Manager Bandara Internasional Juanda, Muhammad Tohir, mengatakan pengajuan extra flight umumnya mulai masuk sekitar H-20 sebelum Lebaran, menyesuaikan tren permintaan masing-masing maskapai.
"Untuk tambahan penerbangan, sampai saat ini belum terdapat pengajuan extra flight dari maskapai. Biasanya pengajuan mulai diajukan sekitar H-20 sebelum Lebaran,” ujarnya, Selasa (3/3/2026).
Meski belum ada permohonan penerbangan tambahan, pihak bandara tetap melakukan langkah antisipatif menyeluruh. Persiapan dilakukan dari sisi operasional, fasilitas, hingga koordinasi lintas stakeholder guna menghadapi potensi lonjakan trafik penumpang.
"Kami memastikan seluruh aspek operasional dan fasilitas dalam kondisi siap, mulai dari terminal penumpang, area check-in, ruang tunggu, sistem keamanan, hingga kesiapan personel pelayanan. Pada prinsipnya, kami berkomitmen penuh menjaga standar pelayanan, keamanan, dan keselamatan penerbangan selama periode Angkutan Lebaran 2026,” jelas Tohir.
Langkah antisipasi tersebut dilakukan seiring proyeksi tingginya mobilitas masyarakat saat Lebaran. Secara nasional, diperkirakan 143,91 juta orang akan melakukan perjalanan selama periode Idul Fitri 2026. Jawa Timur sendiri menjadi provinsi tujuan mudik favorit kedua secara nasional dengan potensi pergerakan mencapai 27,29 juta orang.