Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Bagian Depan Kantor Ikut Ambles, BNI Pindahkan Dokumen dan Uang

Bagian Depan Kantor Ikut Ambles, BNI Pindahkan Dokumen dan Uang
ANTARA FOTO/Didik Suhartono
Share Article

Surabaya, IDN Times - Bank Negara Indonesia Cabang Pembantu (Capem) Urip Sumoharjo di Jalan Raya Gubeng yang terdampak jalan ambles, nampak mulai berkemas. Beberapa karyawannya terlihat sedang mengeluarkan barang berupa dokumen dari dalam gedung.

"Ini sedang proses pengamanan dokumen-dokumen file kerja," kata Pimpinan Layanan BNI Kanwil Surabaya, AA Gede Putra, Rabu (19/12).

1. Pindahkan uang di dalam mesin ATM dan dokumen kantor

ANTARA FOTO/Didik Suhartono
ANTARA FOTO/Didik Suhartono

Gede mengatakan hampir semua dokumen kerja sudah diangkut, seperti file, komputer, dan data. Semuanya sudah dimigrasikan.

Tahap pertama, pihaknya telah mengamankan uang yang ada di mesin ATM. "Itu sudah tadi pagi, ini tahap kedua pemindahan dokumen, tahap ketiga sedang kami tunggu," katanya.

2. Pembukaan pintu kluis masih dilakukan besok

IDN Times/Edwin Fajerial
IDN Times/Edwin Fajerial

Untuk tahap ketiga, lanjut Gede, akan dilaksanakan Rabu (20/12). Pada tahap ketiga ini akan membuka pintu kluis (penyimpanan uang). "Kami koordinasi sama kepolisian soal keamanan terkait. Kami belum tahu, karena pintu kluis sangat keras jadi berisiko kalau terjadi pergerakan yang sangat signifikan," katanya.

3. Lapor OJK untuk tutup layanan

ANTARA FOTO/Didik Suhartono
ANTARA FOTO/Didik Suhartono

Gede menambahkan, pihaknya sudah melapor kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk menutup layanan. Hal ini dikarenakan kondisi gedung yang jaraknya sangat dekat dengan jalan ambles tidak mungkin pelayanan dioperasikan.

"Pasti tidak aman buat pegawai dan nasabah," tambahnya.

4. Meminimalisir kerugian aset

ANTARA FOTO/Didik Suhartono
ANTARA FOTO/Didik Suhartono

Sedangkan terkait aset gedung, BNI Capem Urip Sumoharjo melakukan seminimal mungkin kerugiannya. Saat ini semua aset bank sudah diasuransikan.

"Tapi tetap kami amankan apa yang bisa. Ada teman-teman asuransi yang nanti evaluasi," terang Gede.

5. Soal pembongkaran gedung masih harus dipertimbangkan

IDN Times/Edwin Fajerial
IDN Times/Edwin Fajerial

Saat ditanya, apabila ada imbauan pembongkaran gedung, Gede menjawab ada pertimbangannya.

"Kebetulan tim kami unit dari Jakarta atang ke sini untuk lihat secata langsung. Keputusan teknis dan strategis tentu kebijakan diputuskan pusat. Ini sudah mulai kami kosongkan," pungkasnya.

Share Article
Topics
Editorial Team
Edwin Fajerial
EditorEdwin Fajerial

Latest News Jawa Timur

See More

SPMB Jatim Ngebut: 117 Ribu Murid Ajukan PIN, 90 Ribu Sudah Dapat

01 Jun 2026, 16:53 WIBNews