General Manajer Arema FC, Yusrinal Fitriandi. (IDN Times/Rizal Adhi Pratama)
General Manajer Arema FC, Yusrinal Fitriandi mengatakan jika mereka meminta maaf jika selama inj kurang memperhatikan Keluarga Korban Tragedi Kanjuruhan. Pasalnya mereka harus menyelesaikan masalah internal di dalam tim dan menyelesaikan kompetisi ketika tim dalam kondisi terseok-seok.
"Tapi bukan berarti tidak melakukan apa-apa, ada beberapa perwakilan kita yang tadi disebut ada manajer yang kita utus untuk ketemu dengan para korban, tapi mungkin tidak memuaskan. Jadi saya sebagai manajemen juga minta maaf kepada mereka juga," terangnya saat dikonfirmasi pada Rabu (29/5/2024).
Rekonsiliasi yang diinisiasi oleh Polres Malang ini diakui Yusrinal membuka jalan dialog sehingga mereka siap memberikan support pada Keluarga Korban Tragedi Kanjuruhan. Manajemen Arema FC sangat ingin bersinergi dengan Keluarga Korban Tragedi Kanjuruhan dalam pemberdayaan dan lainnya.
"Artinya pertemuan ini kita memikirkan sekarang dan kedepannya, apa yang bisa kita bantu apa yang bisa kita support dari keluarga korban. Ini kan lebih konstruktif, apalagi pihak Kepolisian pemerintah ikut menjembatani dan mensupport juga," jelasnya.
"Apa yang harus kita support, itu lebih ke situ sekarang, yang kemarin-kemarin bukan melupakan, tapi kita anggap inilah titik temu, itu baru untuk kita mengarahkan ke depannya harus bagaimana," sambungnya.