Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Aksi Heroik Karyawati Minimarket di Ngawi Gagalkan Pencurian Brankas
Polisi tangkap pelaku pembobol minimarket di Desa Kendal, Kecamatan Kendal, Kabupaten Ngawi. (IDN Times/Istimewa)
  • Seorang karyawati minimarket di Ngawi menggagalkan pencurian brankas setelah alarm keamanan di ponselnya berbunyi dan langsung melapor ke polisi.
  • Polisi berhasil menangkap pelaku bernama Setiyawan di lokasi, yang mencoba membobol brankas berisi uang hingga Rp19 juta menggunakan linggis dan gerinda.
  • Penyelidikan mengungkap pelaku juga terlibat pembobolan toko perhiasan di Ngrambe, dengan barang bukti perhiasan curian ditemukan di kontrakannya di Pekalongan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Ngawi, IDN Times – Berbekal alarm keamanan yang terhubung ke telepon selulernya, seorang karyawati di sebuah minimarket di Kabupaten Ngawi berhasil menggagalkan aksi pencurian yang nyaris menguras isi brankas toko. Perempuan itu bertindak cepat hingga pelaku dapat diringkus polisi di lokasi kejadian.

Peristiwa terjadi di sebuah minimarket di Desa Kendal, Kecamatan Kendal, Kabupaten Ngawi, Senin (20/7/2026) sekitar pukul 01.59 WIB. Pelaku diketahui bernama Setiyawan (38), warga Kabupaten Lamandau, Kalimantan Tengah.

1. Alarm berbunyi, karyawati langsung curiga

Detik-detik polisi sergap pelaku pembobol brankas di minimarket Ngawi. (IDN Times/Riyanto)

Aksi pencurian terungkap saat Monica Kristi (26), salah satu pegawai minimarket, menerima notifikasi alarm keamanan yang terhubung ke ponselnya. Merasa ada yang tidak beres, ia segera menghubungi rekan kerjanya untuk mengecek kondisi toko.

Setelah dipastikan terdengar suara mencurigakan dari dalam minimarket, Monica langsung menuju lokasi. Sesampainya di sana, ia mendapati pelaku sedang membobol brankas menggunakan linggis dan gerinda.

"Alarm yang terhubung ke ponsel saya berbunyi. Setelah dicek ternyata benar ada pelaku yang sedang membongkar brankas. Kami langsung melapor ke polisi hingga pelaku berhasil ditangkap," ujar Monica.

2. Respons cepat selamatkan uang belasan juta

Detik-detik polisi sergap pelaku pembobol brankas di minimarket Ngawi. (IDN Times/Riyanto)

Alih-alih menghadapi pelaku sendirian, Monica memilih melapor ke Polsek Kendal yang berjarak sekitar 1,5 kilometer dari minimarket. Keputusan itu terbukti tepat.

Polisi segera mendatangi lokasi dan menyergap pelaku yang masih berada di dalam minimarket. Setiyawan diketahui masuk melalui ventilasi belakang menggunakan tangga, kemudian merusak kamera CCTV sebelum berusaha membongkar brankas berisi uang sekitar Rp10 juta hingga Rp19 juta.

Berkat laporan cepat dari karyawati, pelaku tidak sempat membawa kabur uang yang tersimpan di dalam brankas.

3. Polisi ungkap pelaku juga pernah bobol toko perhiasan

Detik-detik polisi sergap pelaku pembobol brankas di minimarket Ngawi. (IDN Times/Riyanto)

Kasat Reskrim Polres Ngawi AKP Pras Ardinata membenarkan penangkapan tersebut. Menurutnya, pelaku kini masih menjalani pemeriksaan karena diduga terlibat dalam kasus pencurian di lokasi lain.

"Benar telah terjadi pencurian dengan pemberatan. Pelaku terjebak di dalam minimarket dan berhasil kami amankan. Saat ini masih kami lakukan pengembangan," kata Pras.

Dalam pemeriksaan, pelaku mengaku pernah membobol toko perhiasan Elsa Queen di depan Pasar Ngrambe pada Juni 2026. Polisi juga menemukan perhiasan hasil curian di rumah kontrakan pelaku di Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah. Saat ini Satreskrim Polres Ngawi masih mendalami kemungkinan adanya aksi pencurian lain yang dilakukan pelaku.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article