Ahmad Dhani Sebut Kata "Idiot" Terinspirasi dari Film Hollywood

Surabaya, IDN Times - "Ini idiot-idiot ini," adalah ujaran musisi sekaligus politisi Partai Gerindra, Ahmad Dhani Prasetyo. Atas ujaran tersebut, Koalisi Elemen Bela NKRI pun merasa tersinggung dan melaporkannya ke polisi. Kini Dhani menjadi terdakwa kasus pencemaran nama baik atas kata "idiot" yang terkandung dalam ujarannya.
1. Mengatakan "idiot" karena emosi

Dalam sidang lanjutan perkaranya, Selasa (2/4), Dhani mengatakan bahwa kata "idiot" tersebut bukan bertujuan sebagai penghinaan terhadap kelompok tertentu. Ia mengatakan hal tersebut sebagai luapan kekesalannya lantaran merasa terintimidasi dan tidak bisa menghadiri acara deklarasi #2019GantiPresiden.
"Namanya juga emosi. Kalau saya lagi di Surabaya ya keluarnya jancok. Kejengkelan saya karena ini kota saya. Saya diintimidasi oleh orang Suabaya. Saya tidak pernah diintimidasi. Apalagi kalau diintimidasi di kota saya," ujarnya.
2. Menyebut "Idiot" karena kebanyakan nonton Hollywood

Ia menambahkan bahwa kata "idiot" yang dimaksud bukan untuk menghina namun lebih ke umpatan biasa. Ia mengatakan bahwa kata "idiot" muncul karena ia terlalu banyak menonton film Hollywood.
"Orang ngomong goblok itu biasa. Kurang lebih goblok, idiot sama. Karena kebanyakan nonton film Hollywood saya ngomongnya idiot. Mungkin kalau saya lama di Surabaya ngomongnya jancok," jelasnya.
3. Tak tahu konsekuensi ujaran "idiot"

Ketika Ketua Majelis Hakim Anton Widyopriyono menanyakan apakah Dhani mengerti konsekuensi atas ujarannya tersebut, ia mengaku tidak mengetahuinya. Ia tak menyangka ucapannya dapat membuatnya jadi terdakwa.
"Inilah konsekuensi saudara terdakwa, sudah tahu gak sebelum mengatakan idiot?" tanya Anton. Dhani pun menjawab singkat "gak tahu saya."
4. Tak berniat mengunggah bagian kata "idiot"

Meski berdalih tidak tahu kata "idiot" dapat mengantarnya ke penjara, Dhani sempat mengatakan bahwa ia tak berniat mengunggah bagian kata "idiot" tersebut ke Instagram.
"Saya kan tahu Ig. Ig itu hanya memuat 60 detik kan. Saya agak curiga dengan kata-kata idiot itu saya lihat di atas 60 detik. Ketika diunggah kok ternyata masuk. Tapi terlintas juga itu 60 detik itu gak masuk di situ," tuturnya.


















