Musda Demokrat Belum Ada Hilal: Panitia Masih Dibentuk, Emil Siap

- Pelaksanaan Musda Partai Demokrat Jatim masih menunggu persetujuan DPP karena kepanitiaan, termasuk SC dan OC, belum sepenuhnya terbentuk.
- Emil Dardak menyebut mekanisme Musda akan mengikuti AD/ART partai, dengan pemilihan ketua melalui forum dan penetapan pengurus oleh tim formatur.
- Emil siap jika kembali dipercaya memimpin DPD Demokrat Jatim dan berharap Musda menjadi ajang demokrasi internal bagi para kader terbaik.
Surabaya, IDN Times - Pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) Partai Demokrat Jawa Timur (Jatim) masih menunggu lampu hijau dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat. Hingga kini, DPD Demokrat Jatim belum menetapkan jadwal pelaksanaan forum tertinggi di tingkat provinsi tersebut karena masih menyelesaikan pembentukan kepanitiaan.
Ketua DPD Partai Demokrat Jatim sekaligus Wakil Gubernur Jatim, Emil Elestianto Dardak mengatakan, saat ini pihaknya tengah menyusun struktur panitia, termasuk Steering Committee (SC) dan Organizing Committee (OC). Jadwal Musda baru akan diputuskan setelah susunan panitia mendapat persetujuan dari DPP.
"Belum ada perkembangan. Saat ini kami masih menyusun kepanitiaan, termasuk menentukan steering committee (SC) dan organizing committee (OC). Setelah mendapat persetujuan dari DPP, barulah jadwal Musda akan ditetapkan," ujar Emil, Senin (13/7/2026).
Menurut Emil, mekanisme Musda akan berjalan sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Partai Demokrat. Forum tersebut nantinya akan memilih ketua DPD, sedangkan susunan kepengurusan akan ditetapkan oleh tim formatur.
"Soal komposisi kepengurusan, itu nanti menjadi kewenangan tim formatur. Ketua dipilih melalui Musda, sedangkan pengurus lainnya ditentukan oleh formatur," katanya.
Emil menegaskan Demokrat Jatim memiliki banyak kader yang dinilai layak memimpin partai. Karena itu, proses Musda diharapkan menjadi ruang demokrasi internal untuk menentukan figur terbaik.
"Saya yakin Demokrat memiliki banyak kader yang layak menjadi ketua," katanya.
Saat disinggung mengenai peluang dirinya kembali memimpin DPD Demokrat Jatim, Emil menyerahkan sepenuhnya kepada mekanisme partai. Ia mengaku siap apabila kembali mendapat amanah dari para kader. "Kalau nanti saya kembali dipercaya, tentu itu menjadi momentum untuk melakukan introspeksi dan memimpin dengan lebih baik lagi ke depan," tuturnya.
Sebelumnya, DPP Partai Demokrat telah mengirimkan surat terkait pelaksanaan Musda DPD Demokrat Jatim. Namun hingga kini, jadwal resmi pelaksanaan Musda masih menunggu penyelesaian tahapan internal dan persetujuan kepanitiaan dari DPP.



















