Surabaya, IDN Times - Sebanyak 15 orang jemaah haji asal Debarkasi Surabaya masih berada di Arab Saudi per Sabtu (27/6/2025). Mereka masih di Arab Saudi karena sedang menjalani perawatan medis.
Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Surabaya, Mohammad As'adul Anam mengatakan, mereka belum dapat dipulangkan bersama kloternya karena sedang dirawat di beberapa rumah sakit Arab Saudi. PPIH Debarkasi Surabaya terus melakukan koordinasi dengan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji di Arab Saudi untuk memantau perkembangan kondisi kesehatan para jemaah tersebut.
"Kami terus memonitor kondisi jemaah yang masih dirawat di Arab Saudi. Semoga mereka segera diberikan kesembuhan sehingga dapat kembali ke Indonesia dan berkumpul bersama keluarga dalam keadaan sehat," pungkas As'adul Anam.
Pihaknya juga mencatat, enam jemaah wafat dalam proses pemulangan di debarkasi dan pesawat, terdiri atas satu jemaah wafat di pesawat dan lima jemaah wafat setelah tiba di Debarkasi Surabaya. Jemaah yang wafat di pesawat adalah Hery Widianto (69 tahun) asal Kota Malang. Adapun lima jemaah yang wafat di debarkasi yakni Wayan Rohani Suwasti (63 tahun) asal Kota Malang, Kasijatin Tiba (70 tahun) asal Kota Pasuruan, Marsinah Marjan (72 tahun) asal Kabupaten Bojonegoro, Darsiman Samsuri (61 tahun) asal Kabupaten Tuban, dan Sri Oetarti (60 tahun) asal Kota Surabaya yang meninggal dunia setelah mendapatkan perawatan medis.
"Kami turut menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada seluruh keluarga jemaah yang wafat, baik di Tanah Suci maupun dalam proses kepulangan. Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah mereka, mengampuni dosa-dosanya, dan menempatkan mereka di tempat terbaik di sisi-Nya. Kami juga berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan keikhlasan," kata dia.
PPIH juga mencatat, per Sabtu (27/6/2026) pukul 11.00 WIB, sebanyak 100 kloter telah tiba di Debarkasi Surabaya dengan total 37.865 jemaah dan petugas haji kembali ke Tanah Air. Sementara itu, masih terdapat 6.135 jemaah dan petugas yang akan dipulangkan melalui kloter berikutnya.
Anam mengatakan proses pemulangan terus berlangsung dengan mengedepankan pelayanan terbaik bagi seluruh jemaah sejak tiba di Bandara Internasional Juanda hingga kembali ke daerah masing-masing.
"Alhamdulillah, hingga hari ke-27 sebanyak 100 kloter telah kembali melalui Debarkasi Surabaya atau sekitar 86 persen dari total jemaah dan petugas. Seluruh proses pelayanan berjalan dengan baik berkat sinergi seluruh petugas, sehingga jemaah dapat kembali ke daerah asal dengan aman, nyaman, dan tertib," tuturnya.
Dari aspek operasional penerbangan, hingga kedatangan kloter 100 tercatat 76 kloter tiba tepat waktu, 13 kloter mendarat lebih cepat dari jadwal, dan 11 kloter mengalami keterlambatan. Meski demikian, seluruh proses penerimaan jemaah tetap berjalan lancar tanpa mengganggu pelayanan di Asrama Haji Debarkasi Surabaya.
PPIH Debarkasi Surabaya juga mencatat sebanyak 267 mutasi keluar yang terdiri atas 53 jemaah wafat di Arab Saudi, 37 jemaah sakit di Arab Saudi, satu pendamping mengikuti embarkasi lain, 10 jemaah tunda pulang, sembilan jemaah pulang mandiri, 69 jemaah pindah kloter, 88 seat kosong, dan 153 open seat. Sementara itu terdapat 114 mutasi masuk yang seluruhnya telah terakomodasi dalam proses pemulangan.
