Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Penganiayaan Pelajar di Surabaya, Polisi Tangkap Penyundut Rokok

Kota Surabaya
Penganiayaan Pelajar di Surabaya, Polisi Tangkap Penyundut Rokok
Ilustrasi (IDN Times/Sukma Shakti)
Share Article

Surabaya, IDN Times - Satreskrim Polrestabes Surabaya kembali menangkap satu orang  penganiayaan terhadap pelajar beberapa waktu lalu. Pelaku yang berinisial AV (22) merupakan tersangka keempat setelah sebelumnya polisi telah menangkap tiga orang pelaku.

  1. 1. Pelaku merupakan penyundut rokok

    Kasatreskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Mirzal Maulana. (IDN Times/Khusnul Hasana)
    Kasatreskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Mirzal Maulana. (IDN Times/Khusnul Hasana)

    Kasatreskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Mirzal Maulana mengatakan AV ditangkap pada Senin (8/8/2022) lalu. Menurut Mirzal, AV merupakan warga Kenjeran Surabaya. Ia punya peran penting dalam penganiayaan pelajar itu.

    "Iya benar, tambah 1, diduga ikut memukul dan menyundut rokok di bagian leher sebelah kiri," ujar Mirzal, Rabu (10/8/2022).

  2. 2. AV ditangkap setelah polisi mendapatkan pengakuan dari tiga pelaku lain

    Ilustrasi penganiayaan (IDN Times/Aditya Pratama)
    Ilustrasi penganiayaan (IDN Times/Aditya Pratama)

    Mirzal menuturkan, penangkapan terhadap AV dilakukan setelah polisi meminta keterangan dari tiga orang tersangka yang sebelumnya telah ditangkap. "Petugas mengamankan tersangka di Jalan Seledri, Kedungcowek, Surabaya. Tersangka AV berikut barang bukti dibawa ke Mapolrestabes Surabaya guna pemeriksaan lebih lanjut," pungkasnya.

  3. 3. Penganiyaan berlangsung usai pertandingan futsal

    Ilustrasi perkelahian, IDN Times/Sukma Shakti
    Ilustrasi perkelahian, IDN Times/Sukma Shakti

    Diberitakan sebelumnya, tiga orang pelajar di Surabaya berinisial D, SL, dan RZ menjadi korban penganiayaan oleh sejumlah pemuda. Peristiwa ini bermula dari rentetan kericuhan pada saat pertandingan futsal pelajar antara SMAN 7 Surabaya dan SMK dr Soetomo, Sabtu (30/7/2022).

    Salah satu korban, D mengaku telah mendapat penganiayaan dari sekelompok orang yang diduga adalah alumni SMAN 7 Surabaya. Ketiga korban tersebut sempat dipukul dengan paving dan disundut rokok.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More