Seorang Siswi SMP Dicabuli oleh Tukang Bangunan Asal Sidoarjo

Ia dikelabui agar mau disetubuhi

Surabaya, IDN Times - Perkenalan B (14), gadis asal Surabaya dengan seorang tukang bangunan berinisial YY (26) malah berujung pada pemerkosaan atas dirinya. Kini, sang tukang bangunan pun harus mempertanggungjawabkan kelakuannya itu di tahanan Mapolrestabes Surabaya.

1. Berkenalan di sebuah aplikasi

Seorang Siswi SMP Dicabuli oleh Tukang Bangunan Asal SidoarjoPixabay

Kepala Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestabes Surabaya, AKP Ruth Yeni menjelaskan, keduanya pertama kali berkenalan di sebuah aplikasi chatting yaitu Michat. Dari perkenalan itu lah, mereka akhirnya memutuskan untuk berkenalan lebih dengan saling bertukar nomor telepon.

 

"Setelah WhatsApp-an dan ketemu, dalam kurun waktu sebulan dari perkenalan itu mereka berpacaran," ujar Ruth, Sabtu (8/2)

2. Korban disetubuhi di sebuah hotel

Seorang Siswi SMP Dicabuli oleh Tukang Bangunan Asal SidoarjoIlustrasi pencabulan (IDN Times/Sukma Shakti)

Pada Senin (3/2), lanjut Ruth, YY mengajak B untuk bertemu di sebuah warung. Mereka kemudian bercengkrama dan bermain di game online di sana. Namun menjelang malam, YY mengajak B untuk ke sebuah hotel di Surabaya. Tanpa ada rasa curiga, B menurut saja.

 

"Di hotel itu lah pelaku melancarkan aksinya. Dini hari ia mulai merayu korban dan memperkosanya. Padahal pelaku tahu bahwa korban masih merupakan anak-anak," tutur Ruth.

Baca Juga: Mangkir dari Pemeriksaan Dugaan Cabul, Ini Alasan Anak Kiai Jombang

3. Pelaku terancam 15 tahun penjara

Seorang Siswi SMP Dicabuli oleh Tukang Bangunan Asal SidoarjoIlustrasi penjara. IDN Times/Mia Amalia

B akhirnya mengadukan perbuatan YY ke orangtuanya. Tak terima anaknya disetubuhi, orangtua B pun melaporkan YY ke Unit PPA Polrestabes Surabaya pada Kamis (6/2). Di hari itu juga, YY diringkus atas dugaan pemerkosaan anak di bawah umur. Kini, sang tukang bangunan tengah meringkuk di tahanan Polrestabes Surabaya.

"Ia dijerat Pasal 81 Undang-Undang RI nomor 17 tahun 2016 dengan ancamana hukuman maksimal 15 tahun penjara," pungkas Ruth.

Baca Juga: Pelaku Dugaan Cabul di Ponpes Jombang Minta Diperiksa di Rumah

Topik:

  • Faiz Nashrillah

Berita Terkini Lainnya