Risma Sebut Kapasitas RS Rujukan COVID-19 di Surabaya Mulai Penuh

Ayo rek, tertib protokol kesehatan!

Surabaya, IDN Times - Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini menyebut bahwa sejumlah rumah sakit rujukan COVID-19 di Kota Pahlawan mulai penuh. Risma pun mengimbau warganya agar tidak ke luar kota untuk merayakan libur Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 (Nataru).

"Makanya, saya sampaikan untuk sementara tolong kalau tidak terpaksa, tidak ke luar kota dulu," ujar Risma, Minggu (20/12/2020).

1. RSUD dr M. Soewandhie sudah penuh

Risma Sebut Kapasitas RS Rujukan COVID-19 di Surabaya Mulai PenuhWali Kota Surabaya Tri Rismaharini saat memberangkatkan mahasiswa relawan COVID-19, Senin (3/8/2020). Dok Humas Pemkot Surabaya

Wali kota kelahiran Kediri itu menyebut kapasitas Rumah Sakit Husada Utama (RSHU) kurang lebih 100 tempat tidur. Sementara di RSUD dr M. Soewandhie kapasitasnya malah sudah penuh. "Di beberapa rumah sakit lain kapasitasnya sekitar 10-20 persen," kata Risma.

"Hotel Asrama Haji sebetulnya masih kosong, tapi kami tidak berani meskipun itu dia ada gejala-gejala. Sekarang ini semua kami rujuk ke rumah sakit," dia menambahkan.

2. Akan diskusi dengan IDI untuk gunakan Hotel Asrama Haji

Risma Sebut Kapasitas RS Rujukan COVID-19 di Surabaya Mulai PenuhIlustrasi rumah sakit (IDN Times/Arief Rahmat)

Rencananya, Risma akan  berdiskusi dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI). Diskusi ini dinilai penting untuk mendapatkan masukan-masukan terkait pemanfaatan Hotel Asrama Haji (HAH) bagi pasien COVID-19 disertai gejala.

"Saya coba mungkin akan berdiskusi dengan IDI untuk bagaimana kami bisa dibantu back up Asrama Haji. Sehingga, kalau gejalanya ringan itu mungkin bisa di Hotel Asrama Haji," terangnya.

Baca Juga: Cegah COVID-19, Pemkot Surabaya Larang Penjual Terompet Tahun Baru

3. Ingatkan pentingnya protokol kesehatan

Risma Sebut Kapasitas RS Rujukan COVID-19 di Surabaya Mulai PenuhIlustrasi virus corona (IDN Times/Arief Rahmat)

Lebih lanjut, mantan Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) ini berharap agar warga kembali meningkatkan disiplin protokol kesehatan. Sebab, ia tak ingin ada lagi warga Surabaya yang terpapar hingga harus dirawat di rumah sakit.

"Saya ingatkan lagi, bukan hanya agar tidak liburan (ke luar kota) tapi kalau setelah pulang kerja (dari luar kota) dia lama di sana bisa langsung swab," pungkas Risma.

Baca Juga: Pemkot Surabaya: Banyak Warga Perumahan Menengah Atas yang Kena Corona

Topik:

  • Dida Tenola

Berita Terkini Lainnya