TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Gabung di IDN Times

Nenek Salkah, Pemulung Asal Lamongan yang Akhinya Berangkat Haji

Ia menabung selama 25 tahun

IDN Times/ Imron

Lamongan, IDN Times- Bercita-cita untuk bisa menunaikan ibadah haji merupakan impian bagi setiap muslim di dunia. Tak terkecuali nenek Salkah (75), warga Desa Pucuk, Lamongan.

Nenek yang setiap harinya mengais rezeki dengan cara menjadi pemulung di pasar Pucuk itu, akhirnya sukses mewujudkan impiannya. Ia kini tercatat sebagai calon jamaah haji Indonesia asal Lamongan dengan kloter penerbangan 78. 

Baca Juga: Tak Jadi ke Mekkah, Dua Calon Jemaah Haji Dirujuk ke RSJ Menur

1. Menanti selama 25 tahun untuk bisa berangkat haji

IDN Times/ Imron

Namun, upayanya untuk menggapai impian tak mudah. Terlebih, pendapatannya tidak menentu. "Sudah 25 tahun mas menanti, Alhamdulillah bisa berangkat," kata Salkah saat ditemui IDN Times di kediamannya, Selasa (16/7). Rencananya nenek yang terdaftar sebagai calon haji sejak 10 tahun lalu itu akan berangkat ke Arab Saudi, pada tanggal 2 Agustus 2019 mendatang. 

2. Sehari menabung Rp50 ribu

IDN Times/ Imron

Selama waktu itulah, hasil kerja dari berjualan barang bekas, seperti kardus, dan botol bekas yang ia kumpulkan dan ditabung setiap harinya. Dari penghasilan hariannya antara Rp25 ribu-Rp50 ribu ia sisihkan sebagian. "Sudah cukup lama mas, wong saya kumpulkan duit ada paling 25 tahunan," kata nenek yang mempunyai lima orang anak itu, 

Baca Juga: Jemaah Haji Asal Pacitan Meninggal Dunia di Madinah Arab Saudi

Berita Terkini Lainnya