TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Gabung di IDN Times

Kumpulkan Anak Putus Sekolah, Risma Minta Mereka Tak Ngamen

Jangan menyerah

IDN Times/Edwin Fajerial

Surabaya, IDN Times - Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini, memotivasi anak-anak putus sekolah. Anak-anak putus sekolah itu dikumpulkan Risma di Rumah Dinasnya, pada Jumat (4/1). Risma mengatakan sampai saat ini ada sekitar 58 anak-anak putus sekolah yang dibina oleh Pemkot Surabaya. Anak-anak itu disekolahkan, dibina, hingga bisa bekerja sendiri. 

"Totalnya ada 58 anak yang kami bina. Usianya macam-macam dari usia 7 tahun hingga usia 18," kata Risma.

1. Risma tak ingin anak-anak Surabaya cari uang dengan mengamen

IDN Times/Edwin Fajerial

Selama ini, kata Risma, anak-anak itu bekerja sebagai pengamen sampai penjaga warung. Mereka sudah bisa mendapatkan uang sendiri dengan cara itu.

Akan tetapi, menurut Risma, kelakukan anak-anak yang seperti itu sangat membayakan. Menurutnya, anak-anak itu akan mengajak teman-temannya untuk mencari uang dengan cara mengamen.

"Saya harus memutus itu, jangan sampai anak-anak itu ajak teman-temannya untuk cari uang dengan mengamen," katanya.

Baca Juga: Berlaga di Moscow, Tim Sepak Bola Anak Jalanan Raih Dua Penghargaan

2. Banyak anak putus sekolah yang punya masalah

IDN Times/Edwin Fajerial

Anak-anak putus sekolah itu mempunyai berbagai macam permasalahan. Risma mencontohkan salah seorang anak yang menjadi yatim piatu sejak kecil, sehingga ketika dirawat oleh keluarga yang ekonominya rendah malah disuruh mengamen dan mengemis. 

"Karena itulah saya tadi kasih contoh kakak-kakak yang telah awalnya terjaring Satpol PP saat ini sudah berhasil, bisa kuliah, bisa bekerja," kata dia.

Baca Juga: Car Free Night Ditiadakan, Risma Ajak Warga Tahun Baruan dengan Berdoa

Berita Terkini Lainnya