Comscore Tracker

Larangan Mudik Berlaku, Pengusaha Parsel Lebaran Banjir Pesanan 

Bisa layani hingga 900 paket selama sebulan

Malang, IDN Times - Larangan mudik yang ditetapkan pemerintah nyatanya memberikan berkah tersendiri bagi beberapa orang. Salah satunya adalah pengusaha parsel lebaran. Tak seperti tahun sebelum-sebelumnya, larangan mudik justru membuat pengusaha parsel dan hampers kebanjiran pesanan.

Salah satunya seperti dialami Aldi Christian (21). Pengusaha parsel dan hampers asal Kedungkandang, Kota Malang itu bahkan mengalami peningkatan pesanan hingga berkali-kali lipat jelang lebaran tahun ini. 

Baca Juga: 10 Ide Kreasi Hampers Kue Kering Unik, Cocok untuk Parsel Lebaran

1. Parsel sebagai ganti pertemuan

Larangan Mudik Berlaku, Pengusaha Parsel Lebaran Banjir Pesanan Aldi Christian saat menata sejumlah pesanan parsel dan hampers yang siap dikirim. IDN Times/Alfi Ramadana

Aldi mengaku menuai berkah dari adanya larangan mudik. Masyarakat yang tak bisa bertemu dengan keluarga menggantinya dengan mengirimkan parsel.

"Karena memang selama pandemik ini orang tidak bisa pulang ke kampung halaman. Jadi mereka menyalurkan keinginan silaturrahmi tersebut melalui kiriman barang mulai parsel, hamper dan hadiah lainnya," terangnya Selasa (4/5/2021). Parsel sendiri merujuk pada hadiah yang terbungkus dengan kertas. Sementara hampers adalah hadiah yang dibungkus dengan keranjang.

2. Bisa layani hingga 900 pesanan parsel

Larangan Mudik Berlaku, Pengusaha Parsel Lebaran Banjir Pesanan Seorang pekerja sedang mengemas hampers pesanan sebelum dikirimkan ke pelanggan. IDN Times/Alfi Ramadana

Aldi menambahkan bahwa selama pandemik ini, pesanan parsel yang masuk justru jauh lebih banyak dibandingkan dengan hari biasa. Sebelum pandemik melanda, jika memasuki bulan Ramadan hingga jelang lebaran dirinya paling banyak bisa menggarap antara 100 hingga 200 pesanan paket. Tahun ini, dalam satu bulan terakhir saja dirinya bisa menggarap hingga 900 paket.

"Pesanan kebanyakan datang dari luar kota untuk dikirimkan ke rekan atau keluarga yang ada di Malang. Karena kalau memesan dari luar Malang biaya pengirimannya lebih mahal," tambahnya. 

3. Layani pesanan sesuai selera pelanggan

Larangan Mudik Berlaku, Pengusaha Parsel Lebaran Banjir Pesanan Seorang pekerja saat mengemas pesanan hampers lebaran. IDN Times/Alfi Ramadana

Untuk menarik pelanggan, Aldi juga melayani pesanan sesuai selera pelanggan. Rentang harga yang ditawarkan juga cukup terjangkau, mulai Rp100 ribu hingga Rp3 juta. Menurut Aldi, harga tiap-tiap paket akan menyesuaikan dengan isian paket yang diinginkan oleh pelanggan.

"Kalau untuk paket yang paling murah ini biasanya isinya lebih kepada makanan kecil. Kalau yang paling mahal itu biasanya isinya lebih kepada paket furniture hingga hiasan keramik," sambungnya. 

4. Kue kering jadi pesanan paling favorit

Larangan Mudik Berlaku, Pengusaha Parsel Lebaran Banjir Pesanan Ilustrasi kue kering. Pexels.com/Gustavi Fring

Untuk jelang lebaran kali ini, Aldi menyebut bahwa pesanan paling favorit dari pelanggan adalah berisi kue kering atau cookies. Selain lebih ringkas, bentuk wadah yang menarik juga memberikan daya tarik tersendiri bagi pelanggan. 

"Biasanya isinya paket cookies atau makanan lain. Sederhana tetapi menarik bagi pelanggan," tandasnya. 

Baca Juga: 5 Hampers Paling Hits yang Cocok untuk Paket Lebaran

Topic:

  • Faiz Nashrillah

Berita Terkini Lainnya