Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Persebaya Babak Belur 1-5 dari Borneo, Tavares Langsung Evaluasi Total
Pelatih kepala Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, saat memimpin sesi latihan timnya di Stadion Gelora Bung Tomo Persebaya pada 24 Februari 2026. (Dok. Ofisial Persebaya Surabaya)
  • Persebaya Surabaya kalah telak 1-5 dari Borneo FC dalam lanjutan Super League, membuat pelatih Bernardo Tavares langsung melakukan evaluasi total terhadap performa timnya.
  • Tavares mengakui agresivitas dan tekanan intens Borneo FC sejak awal laga membuat Persebaya kesulitan mengembangkan permainan meski sudah melakukan analisis dan persiapan matang sebelumnya.
  • Kekalahan ini menurunkan Persebaya ke posisi keenam klasemen dengan 39 poin, sementara Borneo FC semakin kokoh di papan atas dengan 53 poin, menempel ketat Persib Bandung.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Surabaya, IDN Times - Kekalahan telak 1-5 dari Borneo FC dalam lanjutan Super League, Sabtu (7/3/2026) malam, memaksa Persebaya Surabaya langsung berbenah. Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, mengaku segera menggelar evaluasi menyeluruh terhadap performa timnya.

Menurut Tavares, Borneo FC tampil jauh lebih agresif sejak awal pertandingan. Tekanan tanpa bola yang intens membuat Persebaya kesulitan mengembangkan permainan.

“Borneo menunjukkan permainan tanpa bola yang sangat agresif, intens, memenangkan duel, serta memberikan banyak jalur operan dan solusi bagi pemain,” ujar Tavares usai laga.

Meski mengakui kualitas permainan tuan rumah, Tavares menegaskan timnya sebenarnya telah melakukan persiapan matang. Analisis permainan lawan hingga pemutaran video taktik telah dilakukan sebelum pertandingan.

“Tapi sayangnya meski kami sudah menganalisis tim lawan, menunjukkan video dan mencoba menerapkannya saat latihan, kami tidak bisa memberikan yang terbaik di lapangan,” tambahnya.

Kendati kalah telak, pelatih asal Portugal tersebut tetap mengapresiasi perjuangan para pemainnya yang berusaha maksimal sepanjang pertandingan.

Kekecewaan juga dirasakan kapten tim, Bruno Moreira. Ia mengaku Persebaya datang ke markas Borneo FC dengan target membawa pulang tiga poin, namun justru harus menerima kekalahan besar.

“Kami tidak menyangka akan kebobolan lima gol dan hanya mencetak satu gol,” kata Bruno.

Meski begitu, ia menegaskan tim tidak ingin larut dalam kekecewaan. Evaluasi akan segera dilakukan agar Persebaya bisa bangkit pada laga berikutnya.

“Apa yang sudah terjadi sudah berlalu. Inilah sepak bola, kadang menang, kadang kalah. Sekarang kami harus menganalisis kesalahan dan memperbaikinya untuk pertandingan berikutnya,” tegasnya.

Kekalahan ini membuat Persebaya terlempar dari lima besar klasemen sementara. Bajul Ijo turun ke peringkat keenam dengan koleksi 39 poin. Posisi tersebut diambil alih Persita Tangerang yang naik ke peringkat lima setelah mengalahkan Madura United 4-1 dan mengoleksi 41 poin.

Sementara itu, kemenangan besar atas Persebaya semakin memperkokoh posisi Borneo FC di papan atas klasemen. Tim berjuluk Pesut Etam kini mengoleksi 53 poin dan terus menempel ketat Persib Bandung dalam perebutan gelar juara musim ini.

Editorial Team