Malang, IDN Times - Laga antara Arema FC menghadapi Malut United pada Jumat (3/4/2026) di Stadion Kanjuruhan berjalan panas meskipun laga berakhir imbang dengan skor 1-1. Laga ini sempat terhenti di menit 35 saat Yakob Sayuri terlihat emosional di depan bench pemain Arema FC dan menunjuk tribun utara Stadion Kanjuruhan. Ada dugaan ia mendapat ujaran rasis dari arah tribun tersebut.
Pelatih Malut Sebut Yakob Sayuri Dapat Ujaran Rasis saat Hadapi Arema

1. Pelatih Malut United menyebutkan jika ada penonton yang melakukan aksi rasisme
Pelatih Malut United, Hendri Susilo membenarkan jika anak asuhannya ini mendapat ucapan rasisme saat laga tersebut dari aras tribun penonton. Menurutnya tindakan ini sempat membuat Yakob emosional sehingga pertandingan terhenti beberapa menit.
"Dia bilang ke saya katanya diteriakin rasis. Saya diteriakin monyet dia bilang gitu, sempat itu dia bilang ke saya. Tapi saya pikir di awalnya wasit juga sudah antisipasi sebetulnya. Karena dia mungkin sedikit ada luapan emosi atau gimana gitu," terangnya usai laga.
2. Pelatih Arema FC telah meminta maaf pada Yakob Sayuri dan Hendri Susilo
Sementara itu, Pelatih Arema FC, Marcos Santos mengaku jika ia tidak melihat atau mendengar secara langsung kejadian ini. Meskipun demikian, ia mengaku telah menyampaikan permintaan maaf pada Yakob dan Hendri usai pertandingan.
"Hal seperti itu tidak boleh karena kita semua sama, putih atau hitam sama saja. Saya tidak mau hal itu (rasisme) terjadi. Aremania tidak mungkin melakukan itu karena mereka selalu baik di setiap pertandingan," tegasnya.
3. Gagal menang, Arema FC terancam digusur Persik Kediri
Usai hasil imbang ini, posisi Arema FC di papan klasemen Super League 2025/2026 menjadi semakin tidak aman. Mereka kini berads di peringkat 11 mengoleksi 32 poin dari 25 pertandingan. Poin ini bisa saja disamakan oleh Persik Kediri yang ada di peringkat 12, pasalnya Macan Putih masih menyimpan 1 pertandingan yang baru akan digelar pada Senin (6/4/2026) menghadapi Persijap Jepara di kandang.
Sementara Malut United masih kokoh di peringkat 4 dengan koleksi 46 poin dari 26 pertandingan. Mereka unggul 5 poin dari Persita Tangerang yang berada di peringkat 5.