GBT Jadi Panggung Piala Presiden 2026, Persebaya Tantang 3 Tim Ini

- Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya resmi ditunjuk sebagai salah satu venue Piala Presiden 2026 yang digelar pada 25 Juli hingga 6 Agustus bersama Stadion Si Jalak Harupat Bandung.
- Turnamen pramusim edisi kedelapan ini diikuti delapan klub, terdiri dari lima tim Liga Indonesia dan tiga klub undangan Asia Tenggara seperti Port FC, Tampines Rovers FC, dan DPMM FC.
- Persebaya menjadi tuan rumah Grup B bersama Persija Jakarta, PSMS Medan, dan juara bertahan Port FC, sementara Grup A dihuni Persib Bandung, Arema FC, DPMM FC, serta Tampines Rovers FC.
Surabaya, IDN Times – Atmosfer sepak bola nasional dipastikan kembali membara di Surabaya. Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) resmi ditunjuk sebagai salah satu venue Piala Presiden 2026, turnamen pramusim bergengsi yang akan digelar pada 25 Juli hingga 6 Agustus 2026.
Penetapan tersebut diumumkan PSSI pada Senin (6/7/2026). Selain GBT, Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, juga dipercaya menjadi tuan rumah penyelenggaraan edisi kedelapan turnamen pramusim tersebut.
Turnamen tahun ini akan diikuti delapan klub yang terdiri dari lima tim Liga Indonesia dan tiga klub undangan dari Asia Tenggara. Dari Indonesia, peserta yang tampil yakni Persebaya Surabaya, Persib Bandung, Persija Jakarta, Arema FC, dan PSMS Medan.
Sementara tiga tim internasional yang ikut meramaikan persaingan adalah Port FC asal Thailand, Tampines Rovers FC dari Singapura, serta DPMM FC dari Brunei Darussalam.
Persebaya yang bertindak sebagai tuan rumah Grup B dipastikan menghadapi persaingan sengit. Bajol Ijo tergabung bersama rival klasik Persija Jakarta, PSMS Medan, dan juara bertahan Port FC.
Adapun Grup A dihuni Persib Bandung, Arema FC, DPMM FC, dan Tampines Rovers FC.
Piala Presiden 2026 akan mempertandingkan total 16 laga untuk menentukan juara turnamen pramusim yang selama ini menjadi ajang pemanasan menuju kompetisi Liga Indonesia musim baru.
Kehadiran kembali klub-klub luar negeri menjadi daya tarik tersendiri. Setelah pertama kali mengundang tim asing pada edisi 2025, PSSI mempertahankan format tersebut dengan menghadirkan wakil-wakil terbaik Asia Tenggara.
Sorotan juga tertuju kepada Port FC yang datang dengan status juara bertahan. Klub asal Thailand itu kembali mencoba mempertahankan dominasinya di tengah persaingan yang diprediksi lebih ketat.
















