Bertemu Mantan Tim, Ahmad Bustomi Belum Tentu Dimainkan

Malang, IDN Times - Laga Arema FC vs Persija Jakarta di Stadion Patriot hari ini (12/02/2023) merupakan momen spesial bagi gelandang veteran Arema FC, Ahmad Bustomi. Pasalnya musim lalu pemain asli Jombang ini adalah bagian dari skuad Macan Kemayoran.
Cimot, sapaan akrab Ahmad Bustomi sebenarnya didatangkan dari Persela Lamongan pada Januari 2022. Ia didatangkan untuk memperkuat lini tengah skuat yang dilatih Sudirman.
Sayangnya Bustomi hanya dipertahankan setengah musim saja, pada 20 April 2022 ia tidak diperpanjang dan tidak masuk dalam rencana pelatih anyar asal Jerman, Thomas Doll. Selama memperkuat Persija, Bustomi juga hanya dimainkan sebanyak 7 kali saja. Ia kemudian berlabuh ke PSMS Medan yang berlaga di Liga 2.
Pada Januari 2023, Cimot akhirnya kembali ke Arema FC setelah 6 tahun berpisah. Bustomi adalah bagian dari skuat juara Arema Indonesia 2009 yang ditukangi Robert Rene Alberts.
1. Belum dipercaya pelatih

Ahmad Bustomi yang baru bergabung selama sebulan di dalam skuat ternyata belum tentu mendapatkan tempat. Meskipun ia termasuk pemain veteran, ada banyak gelandang yang lebih muda yang bersaing mendapatkan tempat di lini tengah. Diantaranya adalah Evan Dimas Darmono, Jayus Hariono, Tito Hamzah, Ilhamudin Armayn, Renshi Yamaguchi, sampai Gian Zola.
Pelatih anyar Arema FC juga belum bisa melihat kondisi Bustomi cukup prima saat ini. Ia diharapkan segera beradaptasi dengan pemain-pemain lain.
"Bustomi nanti lihat kondisinya, jadi kalau saya lihat saya punya prinsip yang siap dia yang main. Kita lihat kondisi dia," terang I Putu Gede saat dikonfirmasi pada Minggu (12/02/2023)
2. Tidak menjamin posisi utama meskipun dianggap legend

Bagi Aremania, Bustomi adalah salah satu legenda Singo Edan yang berhasil mencatat tinta emas pada Liga Super Indonesia 2009. Meskipun demikian, pemain 37 tahun ini tidak serta merta akan mendapat perlakuan khusus.
"Saya baru, saya mau lihat kondisi dia. Meskipun dia mantan pemain Arema, kalau dia belum menemukan kolektifitas dengan pemain lain maka perlu waktu juga. Karwna di tim ini terbentuk kuat sebelum dia datang. Meskipun dia sudha senior, paling tidak menemukan sentuhan, menemukan keselarasan dengan gaya pemain lainnya," ucapnya.
3. Belum tentu dimainkan saat lawan Persija

Dalam laga melawan tuan rumah Persija Jakarta sore ini pukul 15.30 WIB, Bustomi kemungkinan kecil akan dimainkan sebagai starter. Ia harus bersabar sambil meyakinkan I Putu Gede kalau kondisinya cukup untuk mengarungi Liga 1. Meskipun, pasti pemain kawakan ini ingin sekali membuktikan kualitasnya melawan mantan timnya tersebut.
"Kapan dia turun kembali dengan kesiapan, kembali dengans ituasi pertandingan. Kemudian pemain yang diap diapa, kqrwna posisi Bustomi kita ada banyak stok. Tapi saya yakin dia akan dibutuhkan oleh tim," pungkas I Putu Gede.


















