Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Waspada! Penipuan Modus Kongsi Permen Sasar Toko dan Apotek di Magetan

Waspada! Penipuan Modus Kongsi Permen Sasar Toko dan Apotek di Magetan
Tangkapan layar vidio akun Facebook Wahyu Chris terduga pelaku penipuan. IDN Times/ Istimewa.
Share Article

Magetan, IDN Times - Seorang pria paruh baya berkumis diduga melakukan upaya penipuan di sebuah apotek yang berada di Desa Tamanarum, Kecamatan Parang Kabupaten Magetan Jawa Timur pada 3 Februari 2025. Modusnya dengan berpura-pura menagih pembayaran untuk produk permen jelly yang diklaim sebagai sistem kongsi  atau titip jual. Beruntung, pemilik apotek, Wahyu Chris, mengunggah video tersebut pada akun Facebooknya berhasil menghindari jebakan ini dan mengungkap modus serupa yang telah merugikan banyak toko di wilayah lain.

1. Kronologi kejadian

Tangkapan layar CCTV pelaku beraksi di salah satu apotik di Maospati. IDN Times/ Istimewa.
Tangkapan layar CCTV pelaku beraksi di salah satu apotik di Maospati. IDN Times/ Istimewa.

Diceritakan Wahyu Chris, pria tersebut datang ke apoteknya dengan membawa nota tagihan sebesar Rp557 ribu dan ingin menaruh tambahan stok permen dalam lima toples. Namun, sejak awal ia yang sudah curiga memutuskan untuk menunda pembayaran dan menunggu konfirmasi dari karyawannya.

“Setelah saya cek dengan karyawan, ternyata tagihan sebenarnya hanya sekitar Rp100.000 karena stok permen jelly yang dititipkan memang sedikit dan murah. Saat itu, saya langsung yakin ini penipuan,” ungkap Wahyu. Senin (10/2/2025). 

Kemudian, lanjutnya, saya menginstruksikan karyawannya untuk merekam jika pria tersebut kembali. Benar saja, saat datang lagi, pria itu terekam dalam video CCTV. Berkat kewaspadaan karyawan, apotek berhasil menghindari kerugian karena menolak membayar dan menerima stok permen tambahan.

2. Pelaku diduga melakukan hal yang sama di beberapa tempat lain

Tangkapan layar vidio akun Facebook Wahyu Chris terduga pelaku penipuan. IDN Times/ Istimewa.
Tangkapan layar vidio akun Facebook Wahyu Chris terduga pelaku penipuan. IDN Times/ Istimewa.

Masih menurut Wahyu, setelah membahas kejadian ini dengan seorang sales resmi dari distributor. Ia menemukan fakta mengejutkan. Modus serupa telah menelan banyak korban di seperti di apotek Maospati, Madiun, dan Ponorogo. Beberapa pola penipuan yang dilakukan, yaitu dengan berpura-pura menagih konsi permen jelly.

"Kemudian membawa nota tagihan palsu dengan jumlah tak wajar. Menaruh stok permen bertoples-toples tanpa izin.

Nilai tagihan jauh lebih tinggi dibandingkan harga permen yang ditinggalkan. Akibatnya, banyak toko mengalami kerugian mulai dari Rp200.000 hingga Rp800.000," jelasnya.

3. Belum sempat ada kerugian

Tangkapan layar vidio akun Facebook Wahyu Chris terduga pelaku penipuan. IDN Times/ Istimewa.
Tangkapan layar vidio akun Facebook Wahyu Chris terduga pelaku penipuan. IDN Times/ Istimewa.

Wahyu mengimbau agar para pemilik toko dan apotek lebih waspada terhadap modus ini. Jika menemukan orang dengan ciri-ciri serupa, ia menyarankan untuk segera menahan pelaku dan melaporkannya ke polisi.

Kapolsek Parang, AKP Sukarno saat dikonfirmasi terkait dugaan upaya penipuan ini membenarkan. Beruntung, karyawan apotek tersebut memilih menolak membayar.  "Dalam kasus ini belum ada kerugian akibat percobaan penipuan ya. Namun kami akan tetap memantau perkembangan di TKP dan arah pelaku beraksi di tempat lain. Apabila ada yang jadi korban silakan melapor," tegasnya. 

Share Article
Topics
Editorial Team
Riyanto
EditorRiyanto

Latest News Jawa Timur

See More

Tradisi Toron ke Madura, Kendaraan Roda 2 Suramadu Meningkat 500%

26 Mei 2026, 18:09 WIBNews