Warga Surabaya yang Mudik Tinggalkan Rumah, Lapor RT RW Ya!

Surabaya, IDN Times - Warga Kota Surabaya yang melaksanakan mudik Lebaran 2025 dan meninggalkan rumah, diimbau untuk melapor kepada ketua RT/RW setempat. Hal ini untuk memastikan rumah tersebut aman selama ditinggal mudik.
“Yang kita fokuskan pada waktu ada mudik adalah penguatan di kampung-kampung. Maka dari itu saya berharap, kalau ada yang pulang kampung, sampaikan ke RW,” ujar Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, Minggu (30/3/2025)
Ia menegaskan bahwa dengan adanya laporan tersebut, RW bisa mengetahui rumah-rumah mana yang kosong. Sehingga dapat mengambil langkah pengamanan yang lebih baik.
"Sehingga RW tahu kalau itu rumah kosong, sehingga kalau ada orang di rumah itu maka berarti niatnya tidak baik. Kalau tidak laporan, ada hilangnya, ya jadi bingung, ini waktunya kita saling menguatkan satu dengan yang lainnya,” ujar Eri.
Menurut dia, potensi bahaya seperti korsleting listrik bisa terjadi jika rumah ditinggalkan tanpa pengecekan terlebih dahulu. Oleh karena itu, ia meminta warga untuk memastikan kondisi rumah aman sebelum berangkat.
"Jangan sampai terjadi konsleting dan lain-lain yang merugikan diri kita sendiri," tuturnya.
Selain itu, Eri juga mengingatkan warga agar memperhatikan kondisi kesehatan dan keamanan rumah sebelum bepergian. "Tolong dicari waktu yang tepat, dimana kondisi badan fit. Yang kedua, juga tolong ketika sebelum mudik dilihat keamanan rumahnya, kompornya, dan semua pintu-pintu di rumah masing-masing,” imbaunya.
Ia juga mengingatkan agar warga memilih waktu mudik yang tepat untuk menghindari kemacetan dan memastikan keselamatan dalam perjalanan. “Jangan sampai mudik ini menimbulkan dampak yang tidak baik, atau macet, sehingga saya kembali sampaikan cari waktu yang pas, di mana jamnya,” pesannya.
Eri mengingatkan para pemudik agar selalu berhati-hati di jalan dan tidak mengemudi secara ugal-ugalan. Sebab, kata dia, tujuan utama mudik adalah silaturahmi dengan keluarga.
"Tolong hati-hati di jalan, jangan kebut-kebutan, karena tujuan mudik ini adalah bertemu keluarga untuk silaturahmi dan meminta maaf. Jangan sampai perjalanan mudik ini menimbulkan petaka bagi keluarga kita,” tegasnya.



















