Sosok Hana yang mendonorkan tubuhnya untuk pendidikan kesehatan. (IDN Times/istimewa)
Anak pertama Hana, Debora Hartati mengungkap jika ibunya meninggal pada Kamis (5/10/2023) pukul 23.00 WIB di Rumah Sakit (RS) Panti Nirmala Kota Malang. Debora mengatakan jika ibunya meninggalkan 2 orang anak dan seorang suami. Ia juga mengungkap jika sejak lama ibunya memang mewasiatkan agar tubuhnya didonorkan untuk orang uang membutuhkan dan kepentingan pendidikan.
Selain tubuhnya yang disumbangkan pada FK UB, kornea mata Hana juga didonorkan pada anak berusia 8 tahun asal Blitar. Sementara satu kornea matanya pada pasien lain yang identitasnya juga disembunyikan.
"Sejak lama saya sudah diberitahu tentang calon donor mata dan jenazah. Pihak keluarga tidak keberatan dengan keputusan beliau, karena itu adalah hak pribadi," tuturnya.
Tidak hanya sampai di situ, ayah Debora atau suami Hana, Soesanto (77) juga ingin mengikuti jejak kedermawanan Hana. Jika Soesanto meninggal nanti, ia ingin organ tubuhnya juga didonorkan pada orang yang membutuhkan, dan tubuhnya juga ingin ia sumbangkan pada FK UB untuk kepentingan ilmu pengetahuan.