Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Wabah Leptospirosis Meluas di Jatim, Pacitan Terparah

Wabah Leptospirosis Meluas di Jatim, Pacitan Terparah
ilustrasi tikus penyebab leptospirosis (pixabay.com/Alexas_Fotos)
Share Article

Surabaya, IDN Times - Leptospirosis atau yang dikenal dengan wabah kencing tikus meluas di Jawa Timur (Jatim). Ada dua daerah yang paling terdampak wabah ini, yakni Pacitan dan Tulungagung. Tercatat, enam orang meninggal dunia di Pacitan dan tiga orang meninggal di Tulungagung.

"Pacitan yang terbanyak," ujar Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Jatim, dr. Erwin Astha Triyono saat ditemui di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Senin (6/3/2023). Selain enam orang meninggal dunia akibat leptospirosis, ada sebanyak 133 orang terkonfirmasi positif di Pacitan.

Kendati banyak temuan kasus di Pacitan, Erwin mengonfirmasi kalau saat ini belum ditetapkan Kejadian Luar Biasa (KLB) di sana. "Belum ditentukan (KLB)," tegasnya. Dinkes Jatim, sambung dia, mendorong surveilans kesehatan. Sehingga dapat mencari riwayatnya secara utuh untuk menekan angka kasus.

Terkait penanganan, Erwin bilang, Gubernur Khofifah Indar Parawansa dan Dinkes Jatim telah menerbitkan Surat Edaran (SE) tentang kewaspadaan leptospirosis. "Meski setiap tahun hampir sama jumlah (kasusnya)," kata dia. Wabah ini diketahui setiap tahun memang menjadi momok tiap musim hujan tiba.

Erwin menyampaikan, untuk menangani wabah ini perlu keterlibatan aktif masyarakat. Pihaknya terus mensosialisasikan agar menerapakan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). "Masyarakat punya peran penting membantu kami (tangani kasus ini) dengan pola hidul sehat," katanya.

"Khususnya, tenaga kerja tukang angkut sampah, petani yang ada di sawah yang kakinya luka itu punya kontribusi tertular leptospirosis," imbuh Erwin. Dinkes Jatim akan mengumpulkan Dinkes Kabupaten/Kota untuk bekerja ekstra mencegah dan menekan kasus. Kemenkes juga turut membantu penanganannya.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ardiansyah Fajar Syahlillah
EditorArdiansyah Fajar Syahlillah

Latest News Jawa Timur

See More

Listrik Byar Pet di Surabaya-Sidoarjo, PLN Beri Penjelasan

18 Jun 2026, 21:21 WIBNews