Patung Macan Putih di Kediri Makin Ramai Dikunjungi Warga

- Patung Macan Putih di Desa Balongjeruk, Kediri, ramai dikunjungi warga
- Banyak pelaku UMKM membuka lapak di sekitar lokasi
- Dampak ekonomi dirasakan warga sekitar, rencana gelar car free day di lokasi patung
Kediri, IDN Times - Usai viral, kini patung Macan Putih yang terletak di Desa Balongjeruk, Kecamatan Kunjang, Kabupaten Kediri ramai dikunjungi warga. Mereka penasaran dengan bentuk patung yang lucu tersebut. Keramaian ini membawa berkah bagi kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat setempat. Sejumlah lapak penjual makanan dan berbagai barang terus bermunculan di sekitar lokasi.
1, Banyak pelaku UMKM membuka lapak di sekitar lokasi

Kepala Desa Balongjeruk, Safi’i, menyebut ikon baru tersebut tidak hanya mengubah wajah desa, tetapi juga menggerakkan partisipasi warga dan pelaku UMKM. Suasana Desa Balongjeruk kini jauh berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Kini banyak masyarakat bahkan dari luar kota yang tertarik berkunjung ke patung Macan Putih. “Perbandingannya seperti langit dan bumi. Sekarang banyak orang datang untuk melihat patung, foto-foto, dan itu membawa manfaat nyata, terutama bagi pedagang kaki lima dan UMKM,” ujarnya, Minggu (4/1/2025).
2. Dampak ekonomi dirasarakan warga sekitar

Dampak ekonomi pun dirasakan luas. Beragam produk UMKM bermunculan dengan ikon Macan Putih, mulai dari gantungan kunci, kaos, mainan hingga balon. Bahkan, manfaatnya tidak hanya dirasakan warga Balongjeruk, tetapi juga masyarakat dari desa lain. Safi'i menyebutkan, meski belum ada konsep besar yang dirancang, sejumlah kegiatan mulai bermunculan atas inisiatif warga di sekitar kawasan patung ini. Direncanakan dalam waktu dekat, masyarakat sepakat menggelar senam bersama tingkat umum setiap hari Minggu di lokasi tersebut. Selain itu, warga juga mengusulkan lomba melukis untuk anak-anak tingkat TK. "Ya, untuk sementara ini itu kegiatannya. Ya, Alhamdulillah kemarin, tadi pagi ini juga sekitar Patung Putih sudah kita rapikan. Insyaallah nanti mungkin penampilannya agak beda daripada yang kemarin, begitu," katanya.
3. Wacanakan gelar car free day di lokasi sekitar patung macan putih

Pemerintah Desa Balongjeruk juga membuka peluang Car Free Day (CFD) di kawasan tersebut. Namun, Safi’i menegaskan rencana itu masih akan dibahas lebih lanjut dengan melihat antusiasme masyarakat. Saat ini, pengelolaan kegiatan masih terbatas pada warga RT 1 karena lokasi patung berada di wilayah tersebut. "Ya, rencana ke depan seperti itu. Setelah ini nanti kita bahas sama-sama, nanti kita lihat antusiasnya dulu," pungkasnya.
















