Surabaya, IDN Times - Universitas Airlangga (Unair) mempersilakan tiga pasangan calon (Paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur untuk berkampanye secara bersamaan di kampus. Unair tak memfasilitasi kampanye yang dilakukan per paslon, hal ini untuk menjaga netralitas.
Rektor Unair Prof M Nasih mengatakan, sampai saat ini belum ada paslon Gubernur Jatim yang mengajukan kampanye di Unair. Pihaknya juga tak meminta secara khusus kepada pasangan calon untuk kampanye di Unair, sebelum ada arahan dari Komisi Pemilihan Umum (KPU).
"Kalau ada penugasan dari KPU ya akan kita selenggarakan dan semua paslon kita undang ikut hadir," ujar Nasih, Jumat (4/10/2024).
Apabila KPU meminta Unair untuk menggelar kampanye, pihakknya siap. Sementara, jika satu paslon meminta untik kampanye di kampus, pihaknya tak memberi fasilitas.
"Kalau paslon masing-masing menyelenggarakan kita nggak akan penuhi. Kecuali kalau ketiga-tiganya mengajukan, kita nanti akan atur asal semua terfasilitasi," tuturnya.
Unair enggan menyelenggarakan kampanye hanya untuk satu paslon. Hal ini untuk menjaga netralitas di lingkungan perguruan tinggi.
"Jangan sampai Unair hanya memfasilitasi 1 paslon malah nggak bagus untuk pendidikan politik di Unair," sebutnya.
Disamping itu, kata Nasih, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Unair berencana mengundang tiga paslon Gubernur Jatim. Baik dari 01, 02 maupun 03 untuk menyampaikan gagasannya masing-masing.
"Persiapan (BEM) sejauh mana saya kurang paham. Tapi mengundang semua paslon, mereka sudah menyiapkan," pungkasnya.
