Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Tingginya Harga Beras Picu Kenaikan Inflasi di Tulungagung

Tingginya Harga Beras Picu Kenaikan Inflasi di Tulungagung
Konpers inflasi Februari. (youtube.com/BadanPusatStatistik)
Share Article

Tulungagung,IDN Times - Kenaikan harga beras yang terjadi saat ini memicu kenaikan inflasi di Tulungagung. Harga beras di sejumlah pasar kini mencapai Rp15 ribu per kilogram. Kenaikan harga beraa ini terjadi merata di semua kota. Untuk di wilayah Tulungagung, kenaikan harga beras tersebut berdampak pada laju inflasi. Meskipun begitu angka inflasi masih di bawah 3 persen.

1. Inflasi naik menjadi 2,6 persen

Pj Bupati Tulungagung, Heru Suseno. IDN Times/istimewa
Pj Bupati Tulungagung, Heru Suseno. IDN Times/istimewa

Pj Bupati Tulungagung, Heru Suseno mengatakan, kenaikan bahan pokok sembako ini terjadi secara umum di seluruh Indonesia. Dibandingkan dengan bulan Januari lalu, ada kenaikan inflasi di kabupaten Tulungagung. Pada Januari 2024 yang lalu kenaikan mencapai 2,42 persen, sedangkan pada bulan Februari ini kenaikannya mencapai 2,6 persen.

"Dibanding Januari, ada kenaikan di bulan Februari ini, tapi kita masih wajar dan terjadi menyeluruh, yang paling banyak pengaruhnya ini karena tingginya harga beras," ujarnya, Kamis (07/03/2024).

2. Kenaikan inflasi masih dinilai wajar

Konferensi Badan Pusat Statistik terkait Inflasi Januari. (YouTube.com/Badan Pusat Statistik)
Konferensi Badan Pusat Statistik terkait Inflasi Januari. (YouTube.com/Badan Pusat Statistik)

Pihaknya mengakui, kenaikan juga terjadi secara umum di wilayah lain yang ada di Provinsi Jawa Timur, kabupaten Tulungagung bukan daerah dengan kenaikan tertinggi sebab masih ada 10 kabupaten lain yang mendapatkan perhatian Pemprov karena kenaikannya mencapai 3 -5  persen. "Bukan, kita bukan daerah yang jadi perhatian Pemprov karena kenaikannya masih wajar, yang jadi prioritas ini yang 10 daerah itu," tuturnya.

3. Gencarkan operasi pasar untuk tekan inflasi

default-image.png
Default Image IDN

Guna menekan angka inflasi agar tidak melambung tinggi, pihaknya terus gencar menggelar operasi pasar di sejumlah lokasi, kendati kegiatan seperti ini tidak sampai menekan dan menurunkan inflasi namun Heru yakin Opsar bisa menahan laju inflasi sehingga stabilitas harga bisa tercapai di masyarakat. "Tentu opsar akan kita lakukan lebih sering, lebih banyak lokasi yang disasar," pungkasnya.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Bramanta Putra
EditorBramanta Putra

Latest News Jawa Timur

See More

Ekonom Sebut Harga BBM Tidak Segera Turun Meski Minyak Dunia Melandai

17 Jun 2026, 21:09 WIBNews