Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Tak Lagi Macet, Pengendara Lebih Paham Regulasi pada Hari Kedua PSBB

Tak Lagi Macet, Pengendara Lebih Paham Regulasi pada Hari Kedua PSBB
Ilustrasi PSBB Surabaya Raya. IDN Times/Mia Amalia
Share Article

Surabaya, IDN Times - Kota Surabaya telah belajar banyak dari pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) hari pertama kemarin, Selasa (28/4). Kemacetan panjang di sekitaran Bundaran Waru terjadi pada PSBB perdana tersebut. Namun, pemandangan tersebut sudah tak tampak lagi hari ini, Rabu (29/4).

Pada hari kedua PSBB ini, sudah tidak ada kemacetan yang mengular. Check point di Bundaran Waru lebih lengang. Lantas faktor apa yang membuat PSBB Surabaya Raya ini lebih lancar pada hari kedua?

1. Pemeriksaan dibagi jadi 5 lajur

Kepala DPRKPP Kota Surabaya. IDN Times/Fitria Madia
Kepala DPRKPP Kota Surabaya. IDN Times/Fitria Madia

Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Surabaya Irvan Wahyudrajad menjelaskan, pada hari kedua PSBB pihaknya memberlakukan penyesuaian pada check point Bundaran Waru. Kali ini pemeriksaan kendaraan dibagi menjadi 5 lajur.

"Jalur roda dua kami arahkan ke frontage road (sisi Barat). Jalur utama ada 4 lajur untuk roda empat, sehinga masing-masing lajur bisa dicek secara teratur. Tertib, memudahkan pelaksaan pengecekan," jelas Irvan, Rabu (29/4).

2. Pengendara dinilai sudah memahami PSBB

Suasana check point Bundaran Waru pada hari pertama PSBB Surabaya Raya, Selasa (28/2). IDN Times/Hari Kancel
Suasana check point Bundaran Waru pada hari pertama PSBB Surabaya Raya, Selasa (28/2). IDN Times/Hari Kancel

Selain itu, para pengendara dinilai sudah mengerti regulasi PSBB. Lebih banyak pengendara yang sudah menggunakan masker, mematuhi regulasi kapasitas kendaraan, dan langsung menunjukkan surat keterangan bekerja dari perusahaan kepada petugas tanpa harus menunggu lama.

"Kemarin cukup menghambat karena ketika diminta kembali (putar balik), mereka akhirnya harus contraflow," tuturnya.

3. Volume kendaraan turun

Ilustrasi. IDN Times/Mia Amalia
Ilustrasi. IDN Times/Mia Amalia

Tak hanya itu, volume kendaraan yang memasuki Kota Surabaya melalui Bundaran Waru juga berkurang. Irvan berharap perusahaan-perusahaan yang masih tidak memberlakukan bekerja dari rumah (work from home) agar bisa menerapkannya, sehingga jumlah mobilitas orang di Surabaya menurun.

"Kami akan evaluasi lebih lanjut dan semoga besok (Kamis) volumenya bisa lebih turun lagi," imbuh Irvan.

4. Pelanggaran paling banyak tidak menggunakan masker

Suasana check point Bundaran Waru pada hari pertama PSBB Surabaya Raya, Selasa (28/2). IDN Times/Hari Kancel
Suasana check point Bundaran Waru pada hari pertama PSBB Surabaya Raya, Selasa (28/2). IDN Times/Hari Kancel

Sejauh ini pelanggaran yang paling banyak dilakukan oleh para pengendara adalah tidak memakai masker dan duduk berdampingan bagi pengguna mobil. Namun, jumlahnya sudah jauh berkurang dibanding pelanggar pada hari pertama.

"Ini sudah jauh berkurang. Kalau kemarin (Selasa) harus mengingatkan penumpang mobil untuk pindah ke belakang. Ini sudah banyak yang mengerti," ungkapnya.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Fitria Madia
EditorFitria Madia

Latest News Jawa Timur

See More

13 Demonstran #IndonesiaSekarat Dibebaskan, Tapi Wajib Lapor

28 Jun 2026, 20:32 WIBNews