Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Tak Ada Karantina Wilayah, Pemkab Data Warga yang Baru Mudik ke Tuban

Tak Ada Karantina Wilayah, Pemkab Data Warga yang Baru Mudik ke Tuban
Bupati Tuban Fathul Huda saat memberikan sambutan sebelum melepas petugas penyemprotan disinfektan. IDN Times/Imron
Share Article

Tuban, IDN Times- Pemerintah Kabupaten Tuban secara tegas menyatakan tidak akan melakukan karantina wilayah seperti daerah lain di Indonesia untuk menangkal penyebaran virus corona

Mereka mengaku hanya fokus mendata jumlah penduduk Tuban yang baru saja tiba dari perantauan. "Karantina wilayah tidak kita lakukan dan hanya fokus mendata jumlah penduduk yang datang, seperti di Kecamatan Jatirogo, Bangilan, dan Soko," kata Wakil Bupati Tuban Noor Nahar Hussein, Selasa (31/3).

1. Awasi warga Tuban yang pulang di malam hari

Wakil Bupati Tuban Noor Nahar Hussein saat memberikan keterangan kepada wartawan. IDN Times/Imron
Wakil Bupati Tuban Noor Nahar Hussein saat memberikan keterangan kepada wartawan. IDN Times/Imron

Dengan bekal alat pengukur suhu tubuh, tim gugus tugas penanganan COVID-19 Kabupaten Tuban setiap hari terus bekerja. Jika pada saat dilakukan pengecekan ada di antara mereka yang mengalami keluhan penyakit mirip corona, maka petugas kesehatan akan melakukan karantina untuk menekan angka penyebaran virus corona. "Kita pantau terus, terutama bagi warga yang pulang ke Tuban pada malam hari," jelasnya.

2. Anggarkan Rp15 miliar untuk penanganan virus corona

Petugas gabungan bersiap melakukan penyemprotan cairan desinfektan. IDN Times/Imron
Petugas gabungan bersiap melakukan penyemprotan cairan desinfektan. IDN Times/Imron

Lebih lanjut, Noor Nahar mengatakan, Pemerintah Kabupaten Tuban sendiri saat ini telah mengalokasikan dana sebanyak Rp15 miliar. Dana itu untuk belanja alat pelindung diri (APD) dan juga membeli cairan disinfektan, serta keperluan lainnya. "Nanti tim gusus tugas COVID-19 ini menghitung apa-apa saja yang menjadi keperluan untuk penanganan corona ini," jelasnya.

3. Forkompimda Tuban melakukan penyemprotan masal

Petugas gabungan melakukan penyemprotan cairan desinfektan di halaman kantor Pemkab Tuban. IDN Times/Imron
Petugas gabungan melakukan penyemprotan cairan desinfektan di halaman kantor Pemkab Tuban. IDN Times/Imron

Tak hanya itu, langkah antisipasi penyebaran virus corona juga terus dilakukan, di antaranya dengan melakukan penyemprotan cairan disinfektan di setiap jalan raya di Kabupaten Tuban. "Contohnya hari ini kita Forkompimda Tuban melakukan penyemprotan di beberapa titik jalan mengunakan mobil pemadam kebakaran sebagai langkah pencegahan merebaknya virus corona," ucapnya.

4. Jumlah PDP di Kabupaten Tuban mencapai 7 orang

Bupati Tuban Fathul Huda saat memberikan sambutan sebelum melepas petugas penyemprotan disinfektan. IDN Times/Imron
Bupati Tuban Fathul Huda saat memberikan sambutan sebelum melepas petugas penyemprotan disinfektan. IDN Times/Imron

Sementara, untuk data jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) di Kabupaten Tuban terus mengalami peningkatan. Hingga Selasa (31/3), jumlah ODP sudah mencapai angka 215 dan orang. Sementara Pasien Dalam Pengawasan mencapai 7 orang dan telah menjalani perawatan intensif di ruang isolasi RSUD dr. Koesma Tuban. "Karena adanya virus corona ini, semua tempat wisata ditutup dan mengakibatkan para tukang becak kehilangan mata pencaharian. Ini juga perlu kita pikirkan ke depannya," pungkasnya. 

Share Article
Topics
Editorial Team
Imron
EditorImron

Latest News Jawa Timur

See More

Milos Cabut dari Persebaya, Tinggalkan Sindiran untuk 'Satu Orang'

01 Jun 2026, 20:31 WIBNews