Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Sosok Ibu di Ponorogo yang Meninggal di Atas Motor Dikenal Tangguh
Poster duka cita dari para alumni MA Darul Huda Mayak Ponorogo. (Dok. Mayakay).
  • Lu'luatun Nikmah, 38 tahun, meninggal di atas sepeda motor di Jalan Raya Ponorogo-Pacitan saat bersama anak bungsunya yang berusia empat tahun.
  • Lulu dikenal teman sekolah sebagai perempuan tangguh; ia yatim piatu, kehilangan suami setahun lalu, membesarkan empat anak, dan tinggal di rumah bibinya.
  • Video balita yang berusaha membangunkan ibunya viral; alumni MA Darul Huda kemudian menggalang donasi sekitar Rp10 juta untuk keluarga almarhumah.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Ponorogo, IDN Times – Kisah pilu seorang ibu yang meninggal dunia di atas sepeda motor menyita perhatian dan simpati publik. Almarhumah Lu'luatun Nikmah (38) atau Lulu dikenal oleh teman-temannya sebagai sosok perempuan pejuang yang sangat tangguh semasa hidupnya.

Maya (36), salah seorang teman dekat semasa sekolah, menceritakan kisah hidup Lulu yang dikenal sebagai sosok tangguh. "Sangat struggle semasa hidupnya," ujar Maya saat dihubungi IDN Times, Selasa (20/10/2026).

Maya menceritakan bahwa ketegaran Lulu sudah terlihat sejak sekolah. Alumni Madrasah Aliyah (MA) Darul Huda, Mayak, Ponorogo ini sudah menjadi yatim piatu sejak muda. Setelah lulus, Lulu menikah dan dikaruniai empat anak laki-laki. Cobaan kembali datang ketika sang suami meninggal dunia karena sakit setahun yang lalu.

"Selama hidupnya almarhumah belum punya rumah sendiri dan tinggal di rumah buleknya," ungkap Maya.

Meski diterjang berbagai ujian hidup, Lulu tetap tegar dan tak pernah menampakkan kesedihan di hadapan teman-temannya. Ia selalu hadir dengan ceria dalam setiap kegiatan reuni alumni.

"Dia tidak pernah cerita kesulitan kehidupannya, bahkan bikin status sedih di WhatsApp pun tidak pernah. Setelah suaminya meninggal, dia juga tidak ada keinginan untuk menikah lagi. Saat ditanya teman-teman alumni, dia cuma jawab: 'Gak, aku duwe Gusti Allah kok, Gusti Allah sugih' (Tidak, saya punya Allah, Allah Maha Kaya)," kenang Maya.

Terkait riwayat kesehatan, Maya mengetahui bahwa Lulu memiliki riwayat penyakit asam lambung sejak masih di pondok pesantren dulu, yang diduga masih dialaminya hingga akhir hayat.

Mendengar kabar duka yang viral tersebut, teman-teman alumni MA Darul Huda bergerak cepat menggalang bantuan. "Penggalangan donasi dari alumni perempuan seangkatan kemarin berhasil terkumpul sekitar Rp10 juta, dan alumni laki-laki juga turut menggalang donasi," jelas Maya.

Diberitakan sebelumnya, sebuah video memilukan memperlihatkan seorang balita berada di samping ibunya yang meninggal di atas sepeda motor viral di media sosial. Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Raya Ponorogo-Pacitan, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Sabtu (20/10/2026) sekitar pukul 17.30 WIB.

Korban diketahui bernama Lu'luatun Nikmah (38), warga Desa Njebeng, Kecamatan Slahung, Kabupaten Ponorogo. Saat kejadian, korban sedang mengendarai sepeda motor bersama anak bungsunya yang berusia empat tahun.

Dalam video amatir berdurasi 15 detik, sang balita tampak polos berusaha membangunkan ibunya yang tertelungkup di atas setang motor, tanpa menyadari sang ibu telah menghembuskan napas terakhir.

Saksi mata di lokasi, Vicki, menuturkan bahwa korban awalnya melaju dari arah selatan sebelum akhirnya menepi di depan tempat pencucian motor di wilayah Slahung. Korban sempat menurunkan anaknya terlebih dahulu sebelum akhirnya terkulai di atas motornya.

Curated For You

Editorial Team

Related Article