Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Sosok Eri Cahyadi di Mata Risma, Rajin dan Telaten
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini saat mendeklarasikan Eri Cahyadi dan Armuji di Taman Harmoni, Rabu (2/9/2020). IDN Times/Fitria Madia

Surabaya, IDN Times - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menceritakan sosok Eri Cahyadi, salah satu "anak emas" yang kini menjadi bakal calon wali kota Surabaya dari PDI Perjuangan (PDIP). Menurut Risma, selama sekitar 20 tahun bersama, Eri adalah sosok yang rajin, telaten, dan visioner.

1. Risma dan Ayah Eri sama-sama PNS

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini saat mendeklarasikan Eri Cahyadi dan Armuji di Taman Harmoni, Rabu (2/9/2020). IDN Times/Fitria Madia

Risma pertama kali bertemu Eri saat diperkenalkan oleh Ayah Eri, Urip Suwondo. Saat itu Risma dan Urip sama-sama berstatus sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya. Ketika Eri diterima sebagai PNS di Pemkot Surabaya, Urip langsung menitipkannya ke Risma untuk dididik terkait pekerjaan dan ilmu kepemimpinan.

"Sekitar tahun 2001, bapaknya itu menitipkan ke aku. Tolong biar ikut Bu Risma. Trus aku bilang, bapak mohon maaf di tempatku gak ada uangnya. Gak apa-apa wes biar dia belajar ke Mbak risma. Bapaknya PNS dulu," cerita Risma usai acara Deklarasi Eri-Armuji di Taman Harmoni Surabaya, Rabu (2/9/2020).

2. Eri rajin bekerja dan telaten mengikuti gaya kerja Risma

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini saat mendeklarasikan Eri Cahyadi dan Armuji di Taman Harmoni, Rabu (2/9/2020). IDN Times/Fitria Madia

Saat itu Eri menjadi staf Risma yang menjabat sebagai Kepala Bagian di sebuah dinas. Risma pun mengingat Eri sebagai anak muda pekerja keras dan selalu ingin belajar. Ia pun mengikuti ritme kerja Risma yang kerap kali kurang istirahat.

"Dulu dari zaman aku jadi Kabag. Jadi kerja sampai jam 2 pagi, dia juga bantu buat e-procurement segala macam," tuturnya.

3. Sosok pemberani dan visioner

Eri Cahyadi (kiri) dan Armuji. IDN Times/Fitria Madia

Selain itu, Risma juga sempat menyebutkan ciri-ciri jagoannya yaitu visioner seperti Megawati. Kinerja Eri di Bappeko dianggap Risma sudah cukup visioner dengan berbagai macam program untuk menuntaskan masalah di masyarakat utamanya kemiskinan, pendidikan, dan pembangunan kota.

"Anaknya rajin dan telaten. Dan dia berani. Gak apa-apa bu aku saja yang turun," ungkap Risma menirukan perkataan Eri.

Berbekal keyakinan Risma, Eri pun mendapatkan jabatan yang awalnya sulit dipercayakan Risma kepada orang lain yaitu sebagai Kepala Bappeko Surabaya. Kini Eri juga mendapat kepercayaan Risma untuk melanjutkan kepemimpinannya.

Editorial Team

Related Article