Surabaya, IDN Times - Sebanyak 79 SMA double track dan 92 SMK yang memiliki kompetensi farmasi mauapun kimia industri dilibatkan turut andil menekan penyebaran virus corona di Jawa Timur (Jatim). Mereka diminta memproduksi cairan cuci tangan atau hand sanitizer secara massal.
"Seluruhnya ditujukan dalam rangka memerangi pandemi COVID-19,” ujar Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dalam rilis resmi, Minggu (29/3).
