Ngawi, IDN Times – Seorang siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, membuat ibunya kebingungan. Alih-alih berangkat ke sekolah, bocah kelas VII itu justru memilih tinggal di rumah dan sibuk membuat petasan atau mercon.
Karena khawatir dengan keselamatan anaknya, sang ibu akhirnya meminta bantuan petugas pemadam kebakaran (damkar) untuk menasihati anaknya agar mau kembali sekolah.
Peristiwa itu terjadi di Desa Jeblogan, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi, Rabu (11/3/2026) pagi. Petugas Damkar Kabupaten Ngawi mendatangi rumah bocah bernama Rehan Zaki Alrahmad (13) setelah menerima laporan dari ibunya, Darwati (48).
Dalam video yang direkam petugas, terlihat anggota damkar memberikan pengarahan kepada Rehan tentang bahaya mercon sekaligus pentingnya tetap melanjutkan pendidikan di sekolah.
Darwati mengaku sudah kewalahan menghadapi anaknya yang belakangan menolak pergi ke sekolah dan malah membuat mercon di rumah.
“Pertama kesal sama anak tak mau sekolah malah bikin petasan. Saking takutnya saya panggil damkar agar anak saya jadi lebih baik, kan bahaya petasan itu,” ujar Darwati.
Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas damkar berupaya menenangkan dan membujuk Rehan agar tidak lagi membuat mercon serta mau kembali bersekolah.
Petugas Damkar Kabupaten Ngawi, Lilik Kukuh Junianto, mengatakan pihaknya datang setelah menerima laporan dari orang tua bocah tersebut.
“Ada laporan, kita datang. Kita beri nasihat tentang bahaya mercon dan pentingnya sekolah. Bahan mercon katanya sudah dibuang,” kata Lilik.
Kepada petugas, Rehan mengaku bahan-bahan untuk membuat mercon, termasuk gulungan kertas, telah ia buang ke dalam sumur pada pagi hari. Namun, ia tidak menjelaskan dari mana bahan tersebut didapat.
Tak lama berselang, petugas dari Polsek Paron juga datang ke rumah tersebut untuk memberikan pengarahan serupa.
Petugas baru meninggalkan lokasi setelah memastikan tidak ada lagi bahan petasan atau mercon di rumah itu. Rehan pun akhirnya berjanji akan kembali sekolah dan tidak lagi membuat mercon.
Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Siswa SMP di Ngawi Bolos Sekolah Bikin Petasan, Ibunya Panggil Damkar

Petugas Damkar Ngawi saat menasehati pelajar molas Sekolah. IDN Times/Istimewa.
Curated For You
- Truk Sayur Tabrak Tronton di Tol Ngawi, Kenek Tewas Terjepit07 Mar 2026, 09:24 WIB
Editorial Team
EditorZumrotul Abidin
Related Article
Keluarga Serda Ahmad Muzammil di Magetan Minta Pelaku Dihukum11 Sep 2026, 19:47 WIB
Dari Surabaya Doa Mengalir untuk 5 Jurnalis yang Hilang Meliput GAK11 Sep 2026, 19:45 WIB
Helikopter Kembali Dikerahkan untuk Karhutla Gunung Bromo11 Sep 2026, 19:41 WIB
Misteri Kematian Prajurit TNI AU Asal Magetan, Awalnya Disebut Kecelakaan11 Sep 2026, 15:04 WIB
Polisi Uji Lab Obat yang Diminum Sopir Alphard Kecelakaan di Surabaya11 Sep 2026, 15:02 WIB
Hasil Laboratorium Keracunan MBG di Sidoarjo, Tiga Bakteri Ditemukan11 Sep 2026, 15:00 WIB
Dear Warga Surabaya, Musim Hujan Bakal Datang Terlambat Tahun ini11 Sep 2026, 13:39 WIB
Warga Blawi Lamongan Geger, Ada Bayi Dibuang di Depan Warung11 Sep 2026, 12:28 WIB
Karhutla Gunung Bromo Lagi, Pintu Masuk dari Malang Ditutup11 Sep 2026, 12:23 WIB
Keracunan MBG Sidoarjo, Satu Sampel Laboratorium Positif Bakteri11 Sep 2026, 10:57 WIB
Kader Demokrat Jatim Respons Pesan AHY, Perkuat Ekonomi Rakyat11 Sep 2026, 09:33 WIB
Warga Surabaya tak Perlu Panik Soal Sesar Aktif, Pahami Risikonya11 Sep 2026, 09:30 WIB
Pusat Riset Pesantren Jatim Diluncurkan, 125 Periset Disiapkan11 Sep 2026, 09:28 WIB
Belum Genap Sebulan Padam, Gunung Bromo Kembali Terbakar10 Sep 2026, 21:41 WIB
Sopir Alphard Penabrak Belasan Kendaraan di Surabaya Resmi Tersangka10 Sep 2026, 19:39 WIB
DJP Tangkap 2 Tersangka Penggelapan Pajak, Negara Rugi Rp3 Miliar10 Sep 2026, 17:56 WIB
Patahan Surabaya Viral, Pakar Ungkap Fakta Sebenarnya10 Sep 2026, 14:14 WIB
Hibah dari Italia, Kapal Induk Garibaldi Tiba di Jakarta 17 September10 Sep 2026, 13:57 WIB
KSAL Kerahkan 2 KRI Cari 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda10 Sep 2026, 13:56 WIB
MUI Jatim Tegas: Sound Horeg Haram10 Sep 2026, 13:54 WIB