Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Semua Sekolah di Surabaya Simulasi Belajar Tatap Muka Setelah Lebaran

Kota Surabaya
Semua Sekolah di Surabaya Simulasi Belajar Tatap Muka Setelah Lebaran
Ilustrasi sekolah tatap muka (ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra)
Share Article

Surabaya, IDN Times - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus mematangkan rencana pembelajaran tatap muka bagi siswa jenjang SD dan SMP. Simulasi besar-besaran akan dimulai setelah Hari Raya Idulfitri untuk mengejar kesiapan kembalinya siswa ke sekolah yang ditargetkan pada bulan Juli 2021.

  1. 1. Seluruh sekolah di Surabaya akan simulasi pembelajaran tatap muka

    Calon Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat berdoa bersama para kiai, Minggu (27/9/2020). IDN Times/Dok. Istimewa
    Calon Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat berdoa bersama para kiai, Minggu (27/9/2020). IDN Times/Dok. Istimewa

    Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi menjelaskan bahwa setelah Hari Raya Idulfitri, seluruh sekolah setingkat SD dan SMP di Surabaya diminta mulai menggelar simulasi pembelajaran tatap muka. Simulasi ini langsung diikuti 25 persen dari jumlah siswa untuk memastikan kesiapan sarana prasarana protokol kesehatan.

    “Nanti yang jelas uji cobanya itu 25 persen dahulu. Tentunya ini bertahap ya. Siswa-siswi yang ikut simulasi juga bergiliran.  Kita selalu bersinergi dengan pemprov melihat arahannya seperti apa. Itu yang kita jalankan," ujar Eri, Kamis (16/4/2021).

  2. 2. Simulasi akan dievaluasi tiap minggu

    default-image.png
    Default Image IDN

    Eri menerangkan bahwa ada berbagai aspek mengenai pencegahan penularan COVID-19 yang harus dipenuhi sekolah agar bisa menggelar pembelajaran tatap muka kembali. Dalam masa uji coba nanti, Satgas COVID-19 bersama Dinas Pendidikan Kota Surabaya akan mengevaluasi jalannya protokol kesehatan di tiap sekolah.

    “Ya seperti ada pencuci tangan, mengenakan masker itu tetap diwajibkan. Kemudian kami lakukan terus pemantuan dan evaluasi tiap sepekan seperti apa perkembangannya,” tuturnya.

  3. 3. Optimistis pembelajaran tatap muka segera digelar

    Calon Wali Kota Surabaya nomor urut 01 Eri Cahyadi menunjukkan surat suara sebelum mencoblos di TPS 25, Ketintang Selatan, Surabaya, Jawa Timur, Rabu (9/12/2020). Pilkada Kota Surabaya 2020 diikuti dua pasangan calon yaitu Eri Cahyadi dan Armuji dengan nomor urut 01 serta pasangan Machfud Arifin dan Mujiaman dengan nomor urut 02 (ANTARA FOTO/Moch Asim)
    Calon Wali Kota Surabaya nomor urut 01 Eri Cahyadi menunjukkan surat suara sebelum mencoblos di TPS 25, Ketintang Selatan, Surabaya, Jawa Timur, Rabu (9/12/2020). Pilkada Kota Surabaya 2020 diikuti dua pasangan calon yaitu Eri Cahyadi dan Armuji dengan nomor urut 01 serta pasangan Machfud Arifin dan Mujiaman dengan nomor urut 02 (ANTARA FOTO/Moch Asim)

    Kali ini, Eri optimistis bahwa pembelajaran tatap muka akan benar-benar digelar dan tak ditunda lagi. Pasalnya, para guru dan tenaga pendidikan lainnya telah tuntas divaksinasi. Dengan demikian, satu hal yang dikhawatirkan mengenai pembelajaran tatap muka pun sudah berkurang.

    “Alhamdulillah seluruh guru sudah dilakukan vaksin, sehingga ini yang menjadi keyakinan kita. Dan tetap menjaga prokes,” ungkapnya.

    Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya, Supomo menambahkan bahwa salah satu persyaratan untuk siswa mengikuti pembelajaran tatap muka adalah persetujuan wali murid. Jika tak berkenan, siswa tersebut tetap diperbolehkan mengikuti pembelajaran jarak jauh.
     
    “Dan tentunya secara medis dibenarkan. Itu berlaku untuk semua sekolah SD-SMP se-Surabaya ya tanpa terkecuali," tutupnya.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More