Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Ricuh Usai Sidang, Ahmad Dhani Pekikkan Takbir
IDN Times/Fitria Madia

Surabaya, IDN Times - Kericuhan terjadi usai persidangan terdakwa kasus pencemaran nama baik, Ahmad Dhani Prasetyo, Kamis (11/4). Saat ia keluar dari ruang tunggu untuk memasuki mobil tahanan, tiba-tiba aksi saling tarik menarik terjadi antara kuasa hukum, petugas kejaksaan, kepolisian, dan awak media.

 

1. Terjadi saat Dhani akan meninggalkan PN

IDN Times/Fitria Madia

Keributan tersebut bermula saat Ahmad Dhani keluar dari ruangan dan digiring oleh petugas kejaksaan. Namun tiba-tiba Ahmad Dhani berhenti dan hendak memberikan pernyataan ke awak media yang telah menantinya.

"Mas Dhani, Mas Dhani, woi jangan ditarik woi," teriak massa yang bercampur dalam keributan di halaman belakang Pengadilan Negeri Kota Surabaya tersebut.

2. Dhani ditarik oleh beberapa pihak

IDN Times/Fitria Madia

Aksi saling tarik menarik Ahmad Dhani ini berlangsung selama beberapa detik. Tangan kepala, baju, dan dada Dhani ditarik ke sana kemari. Usai ditarik-tarik, pihak kepolisian melalui pengeras suara akhirnya mempersilakan Dhani untuk memberikan pernyataan ke awak media. Ia pun naik mobil dan berdiri.

"Sudah fotonya? Sudah?" ujar Dhani.

3. Mengenakan kaus 'tahanan politik' dan pekikkan takbir

IDN Times/Fitria Madia

Setelah diam beberapa saat, Dhani yang mengenakan kaus hitam bertuliskan tahanan politik tersebut mengangkat tangan menunjukkan simbol dua menggunakan jari telunjuk dan jempolnya sebagai lambang dukungan kepada capres-cawapres nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

"Allahu Akbar!" teriaknya sembari mengacungkan jari. Lalu ia pun masuk ke dalam mobil tahanan.

4. Kuasa hukum sebut Dhani diperlakukan seperti Napiter

IDN Times/Fitria Madia

 

Kuasa Hukum Ahmad Dhani, Aldwin Rahardian dengan berapi-api mengaku tidak terima atas perlakuan petugas Kejaksaan Tinggi Jawa Timur. Pasalnya, Aldwin mengklaim bahwa petugas kejaksaan menarik Dhani di bagian lehernya.

"Ditarik lehernya sama jaksa. Ditarik-tarik kaya apa. Padahal mau ngomong sebentar sama wartawan. Ngobrol sebentar. Kaya Napi teroris aja ditarik-tarik lehernya apa-apaan," ujar Aldwin.

5. Dhani ingin memberikan pernyataan kepada awak media

IDN Times/Fitria Madia

 

Ia menuturkan bahwa aksi tarik tersebut dikarenakan petugas kejaksaan tidak membiarkan Dhani bertemu wartawan. Padahal pada momen sidang tuntutan tersebut Dhani merasa ingin memberikan pernyataan secara langsung kepada media.

"Tadi di dalam ada wartawan ingin wawancara. Yasudah kita sampaikan di depan saja. Cuma mau tanya tanggapannya tentang penundaan sidang sampai 2 minggu ini," terang Aldwin.

Bahkan, salah satu teman Dhani, Siti Rafika sampai berlarian memberikan botol air mineral kepada Dhani. Namun ia dapat meraih Dhani yang kunjung dimasukkan ke dalam mobil tahanan dan pergi.

"Iya belum minum orangnya. Kasihan. Habis makan tapi belum minum. Ini minumnya," tutur Rafika.

Curated For You

Editorial Team

Related Article