Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Revitalisasi 16 Pasar Surabaya Baru Capai 65 Persen, Ini Faktornya!
Progress revitalisasi pasar di Surabaya. Dok. Pemkot Surabaya.
  • Revitalisasi fisik 16 pasar tradisional Surabaya mencapai sekitar 65 persen; Pasar Tembok Dukuh sudah rampung, sementara Pasar Kembang mencapai 90 persen.
  • Penataan dan relokasi sementara pedagang yang masih beraktivitas menjadi kendala percepatan pekerjaan, sehingga DPRKPP berkoordinasi dengan Bagian Perekonomian dan PD Pasar Surya.
  • Surabaya menyiapkan Sentra Potong Unggas di Pasar Babakan dan Wonokromo; pasar lain akan menjual karkas dari sentra resmi, dengan IPAL disiapkan di Babakan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
6 September 2026

Revitalisasi 16 pasar tradisional di Surabaya mencapai sekitar 65 persen. Pasar Tembok Dukuh rampung, Pasar Kembang mencapai 90 persen, sementara relokasi pedagang masih menjadi kendala.

Ke depan

SPU direncanakan dibentuk di Pasar Babakan dan Pasar Wonokromo. Pasar tradisional lain tidak lagi diizinkan melakukan pemotongan unggas di lokasi.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Revitalisasi fisik 16 pasar tradisional di Surabaya mencapai sekitar 65 persen. Pasar Tembok Dukuh telah selesai 100 persen, sedangkan Pasar Kembang mencapai 90 persen.
  • Who?
    DPRKPP Kota Surabaya, Bagian Perekonomian, PD Pasar Surya, pedagang pasar, serta Harindrayana selaku Kabid Bangunan Gedung DPRKPP Kota Surabaya terlibat dalam pelaksanaan dan koordinasi pekerjaan.
  • Where?
    Pekerjaan berlangsung di 16 pasar tradisional di Surabaya, termasuk Pasar Tembok Dukuh, Pasar Kembang, Pasar Babakan, dan Pasar Wonokromo.
  • When?
    Progres revitalisasi disampaikan Harindrayana pada Minggu, 6 September 2026. Pengerjaan pada sekitar 14 pasar lainnya masih berlangsung hingga saat ini.
  • Why?
    Pekerjaan dilakukan untuk merehabilitasi fisik pasar dan menata fungsi kawasan perdagangan. Percepatan pengerjaan masih dipengaruhi penataan serta relokasi sementara pedagang yang tetap beraktivitas di pasar.
  • How?
    DPRKPP berkoordinasi intensif dengan Bagian Perekonomian dan PD Pasar Surya. Pasar Babakan dan Wonokromo direncanakan memiliki Sentra Potong Unggas, sementara Pasar Babakan juga disiapkan IPAL.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Enam belas pasar di Surabaya sedang dibetulkan, tapi baru selesai sekitar 65 persen. Pasar Tembok Dukuh sudah selesai. Pasar Kembang hampir selesai. Pedagang masih ada di pasar, jadi pekerjaan jadi lebih susah. Nanti Pasar Babakan dan Wonokromo punya tempat khusus untuk potong ayam agar bersih.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Revitalisasi pasar Surabaya menunjukkan kemajuan nyata melalui rampungnya Pasar Tembok Dukuh dan mendekatnya penyelesaian Pasar Kembang. Di tengah kebutuhan relokasi pedagang yang kompleks, koordinasi antarlembaga tetap berjalan, sementara rencana sentra unggas dan IPAL memperlihatkan pembenahan yang turut menata higienitas, kehalalan, serta pengelolaan lingkungan pasar.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Surabaya, IDN Times – Revitalisasi dan pembenahan 16 pasar tradisional di Surabaya baru mencapai sekitar 65 persen secara keseluruhan. Dari jumlah itu, baru satu pasar yang rampung, sedangkan satu pasar lainnya mendekati penyelesaian.

Pasar Tembok Dukuh tercatat telah menyelesaikan seluruh pekerjaan atau mencapai 100 persen. Sementara progres Pasar Kembang mencapai 90 persen. Adapun sekitar 14 pasar lainnya masih dalam proses pengerjaan dengan capaian rata-rata sekitar 65 persen.

Kabid Bangunan Gedung DPRKPP Kota Surabaya, Harindrayana mengatakan, pekerjaan yang dilakukan pada 16 pasar ini merupakan rehabilitasi fisik, bukan pembangunan pasar baru. Salah satu kendala yang masih memengaruhi percepatan pengerjaan adalah penataan dan relokasi sementara pedagang yang masih beraktivitas di lokasi pasar.

“Untuk mengatasi persoalan tersebut, koordinasi intensif terus dilakukan bersama Bagian Perekonomian dan PD Pasar Surya,” ujarnya, Minggu (6/9/2026).

Selain pekerjaan fisik, pembenahan pasar juga diarahkan pada penataan fungsi kawasan perdagangan. Salah satu rencana yang disiapkan adalah pembentukan Sentra Potong Unggas (SPU) di Pasar Babakan dan Pasar Wonokromo.

Harindrayana mengatakan, keberadaan SPU ditujukan untuk memusatkan aktivitas pemotongan unggas sehingga pengawasan terhadap aspek higienitas dan kehalalan dapat dilakukan lebih terkontrol sesuai ketentuan yang berlaku.

Ke depan, pasar tradisional lainnya tidak lagi diperbolehkan melakukan pemotongan unggas di dalam pasar. Aktivitas perdagangan akan diarahkan pada penjualan karkas atau daging unggas yang dipasok dari sentra resmi maupun Rumah Pemotongan Unggas (RPU).

“Ke depan, pasar-pasar tradisional lainnya tidak diperbolehkan lagi melakukan aktivitas pemotongan di tempat, melainkan hanya menjual karkas atau daging unggas yang disuplai dari sentra resmi maupun Rumah Pemotongan Unggas (RPU),” katanya.

Khusus untuk Pasar Babakan, fasilitas pendukung berupa Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) juga disiapkan. Infrastruktur tersebut menjadi bagian dari penataan kawasan untuk menangani limbah dari aktivitas perdagangan dan menjaga kondisi lingkungan di sekitar pasar.

Curated For You

Editorial Team

Related Article