Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Ratusan Siswa di Kediri Diduga Keracunan MBG
Ilustrasi MBG. (IDNTimes/Tunggul Damarjat)
  • Sebanyak 201 siswa di Kabupaten Kediri mengalami pusing, mual, hingga muntah setelah menyantap Makan Bergizi Gratis pada Kamis (23/7/2026); kondisi mereka dilaporkan membaik.
  • Keluhan muncul dari sore hingga malam dan jumlah laporan bertambah pada Jumat. SMP Negeri 1 Kras serta MI Barokah termasuk sekolah yang terdata mengalami kasus.
  • Dinas Kesehatan Kediri masih mendata korban, menelusuri pasien rumah sakit, menyelidiki penyebab, serta memeriksa standar operasional SPPG yang menangani makanan tersebut.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Kediri, IDN Times - Ratusan siswa di Kabupaten Kediri, Jawa Timur mengalami mual hingga muntah diduga usai menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Kamis (23/7/2026). Mereka telah ditangani dan kondisinya membaik.

Berdasarkan data yang dihimpun IDN Times, sedikitnya 201 siswa yang mengalami keracunan. Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kejadian tersebut.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri, Ahmad Khotib mengatakan, laporan dugaan keracunan itu baru diterima pada Senin (27/3/2026) siang. Usai mendapatkan laporan, timnya langsung ke lapangan untuk mengecek.

"Makanya saya memerintahkan tim untuk turun ke lapangan untuk menelusuri kasusnya. Untuk info detail tentu masih di lapangan, belum menyusun laporan. Tapi info sementara itu, habis makan MBG hari Kamis," ujarnya.

Informasi sementara, para siswa mengalami gejala mulai pusing hingga mual. Gejala tersebut muncul sore hingga malam setelah mereka menyantap MBG.

Jumlah siswa yang dilaporkan mengalami keluhan semakin bertambah pada Jumat (24/7/2026). Salah satu sekolah yang keracunan adalah SMP Negeri 1 Kras.

"Sementara sih ada SMP Negeri 1 Kras sama MI Barokah," terangnya.

Hingga kini, Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri terus melakukan pendataan korban yang diduga keracunan. Termasuk menelusuri apakah ada siswa yang menjalani perawatan di rumah sakit.

Di samping itu, Dinkes Kediri juga menelusuri dugaan keracunan ini. Serta memeriksa standar operasional terhadap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang menangani.

Curated For You

Editorial Team

Related Article