Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Puting Beliung Buduran Sidoarjo: 2 Luka, 3 Rumah Rusak Parah

Puting Beliung Buduran Sidoarjo: 2 Luka, 3 Rumah Rusak Parah
Dampak angin puting beliung di RT 13 Desa Entalsewu, Buduran, Sidoarjo. Dok. Istimewa.
Share Article

Sidoarjo, IDN Times - Angin puting beliung menerjang kawasan Buduran Sidoarjo, Minggu (23/10/2022). Sejumlah rumah dilaporkan rusak akibat bencana ini. Tak hanya itu saja, juga terdapat korban luka berupa bocor pada kepala.

1. Angin menerjang pukul 14.00 WIB

Ilustrasi Puting Beliung (IDN Times/Mardya Shakti)
Ilustrasi Puting Beliung (IDN Times/Mardya Shakti)

Ketua RT 13 Dusun Entalsewu, Desa Entalsewu, Kecamatan Buduran, Sidoarjo, Gatot Indarto Kasiyanto mengatakan, angin puting beliung ini menerjang pukul 14.00 WIB. "Saya lihat dari rumah itu angin kencang gak seperti biasanya," ujarnya.

"Sekitar setengah tiga (14.30 WIB) dapat laporan warga kalau rumah di lantai 2 lepas, kena ke tetangga sebelah," dia menambahkan.

2. Bikin 3 rumah rusak parah, 2 warga luka pada kepala

Dampak angin puting beliung di RT 13 Desa Entalsewu, Buduran, Sidoarjo. Dok. Istimewa.
Dampak angin puting beliung di RT 13 Desa Entalsewu, Buduran, Sidoarjo. Dok. Istimewa.

Laporan tersebut langsung ditindaklanjuti oleh Gatot. Dia mendata ada tiga rumah yang rusak parah. Kemudian ada beberapa rumah rusak ringan. "Kalau ringan itu sebagian atapnya lepas. Gentingnya lepas begitu," ungkap Gatot.

Selain rumah warganya yang rusak, Gatot juga mendata warganya yang menjadi korban dalam bencana angin puting beliung ini. Dia menyebut ada dua orang yang mengalami luka pada bagian kepalanya.

"Ada dua korban luka, sudah dibawa ke UGD Delta Surya. Satu luka bocor kepala, memar punggung dan kaki. Satu orang lagi bocor," dia menambahkan.

3. RT koordinasi dengan pemdes

Dampak angin puting beliung di RT 13 Desa Entalsewu, Buduran, Sidoarjo. Dok. Istimewa.
Dampak angin puting beliung di RT 13 Desa Entalsewu, Buduran, Sidoarjo. Dok. Istimewa.

Terkait respons pemerintah setempat, sambung Gatot, sudah ada petugas BPBD yang datang melakukan pendataan di lokasi. "Saya koordinasi terus dengan mereka. Untuk PLN saya sudah menghubungi, karena kan khawatir kena jaringan listrik. Sampai sekarang belum," katanya.

"(Soal ganti rugi) nanti ketemu pihak desa dulu sama pemilik rumah. Ini kan bencana bukan kesengajaan, kita diskusikan bersama. Kita minta bantuan pihak desa," pungkas Gatot.

Share Article
Topics
Editorial Team
Zumrotul Abidin
EditorZumrotul Abidin

Latest News Jawa Timur

See More

Viral Pocong, Plh Wali Kota Surabaya: Lebokno Botol Rek!

31 Mei 2026, 20:15 WIBNews