Polisi Tangkap Pelaku Penganiayaan Pesilat SMA Sidoarjo

Sidoarjo, IDN Times - Polresta Sidoarjo memastikan telah menangkap terduga pelaku penganiayaan pelajar SMA berinisial ARAM hingga meninggal dunia. Diketahui, ARAM meninggal usai mengikuti ujian kenaikan tingkat di salah satu perguruan silat.
Kepastian itu ditegaskan oleh Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro. Saat ini, perwira dengan tiga melati emas ini menyampaikan, terduga pelaku tersebut sedang diperiksa oleh penyidik Satreskrim Polresta Sidoarjo.
“Sudah kami amankan. Akan segera kami tetapkan sebagai tersangka,” ujarnya, Rabu (14/9/2022).
Yang jelas, sambung Kusumo, kepolisian Sidoarjo berjanji akan segara menyampaikan kepada publik terkait hasil pemeriksaan kasus tersebut. Jika sudah ada penetapan tersangka, akan dirilis secara terbuka oleh polisi.
“Nanti akan dirilis bersama Pak Kasat (Kasatreskrim),” dia menegaskan.
Sebelumnya, pelajar SMA berinisial ARAM diduga meninggal dunia usai mengikuti ujian kenaikan tingkat di salah satu perguruan silat di Sidoarjo, pada Minggu 11 September kemarin. Ayah korban, Dedik Hainul Akbar (43) mengaku kaget mendengar pernyataan pihak rumah sakit, jika sang anak meninggal lantaran mengalami penyumbatan darah pada saluran pernapasan.
"Sebelum dirawat di RSUD Sidoarjo. Putra kami berpamitan untuk mengikuti ujian kenaikan tingkat di perguruan silat yang diikuti," katanya.



















