PSBB Surabaya Raya Segera Berlaku, Ojol Hanya Boleh Angkut Barang

Surabaya, IDN Times - Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Surabaya Raya telah disetujui Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto, Selasa (21/4). Untuk menerapkan kebijakan itu, diperlukan Peraturan Gubernur (Pergub) Jawa Timur (Jatim).
Saat ini pergub tersebut sudah memasuki tahap finalisasi. Nah, dalam draf pergub tertulis adanya larangan berboncengan ketika PSBB berlaku. Ketentuan ini tanpa pengecualian, bahkan ojek online (ojol) hanya diperbolehkan mengangkut barang.
"Hari ini (Selasa) keputusan dari Menteri Kesehatan memberikan penetapan dari pengajuan PSBB yang kemarin kita usulkan. Artinya, regulasi untuk driver ojol di beberapa titik yang sudah menetapkan PSBB, mereka tidak diperkenankan untuk membawa penumpang," ujar Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Selasa (21/4).
1. Pemprov kerja sama dengan perusahaan aplikator agar belanja online

Untuk menjamin pemasukan ojol, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim bekerja sama dengan perusahaan aplikator. Kerja sama itu berupa jasa antar kirim sembako murah yang dijual di acara Lumbung Pangan Jatim. Acara itu berlangsung di Jatim Expo (JX) Surabaya.
Masyarakat diharapkan menggunakan layanan online untuk mendapat sembako murah. Mereka dapat membeli melalui laman www.lumbungpanganjatim.com dan mendapatkan gratis pengiriman atau free ongkir yang dibiayai APBD. Free ongkir ini bisa didapat hingga radius 20 km.
"Artinya, mereka punya ruang untuk bisa membantu masyarakat, income-nya tidak berkurang. Bahkan Insyaallah income-nya bisa bertambah, karena kerja sama dari Panca Wira Usaha yang mengelola lumbung pangan Jatim melalui GoSend," kata Khofifah.
2. Belanja online dibuka sampai pukul 16.00 WIB

Tak hanya memanfaatkan laman, kemudian memanfaatkan GoSend, masyarakat juga dapat berbelanja langsung menggunakan fitur GoShop yang ada di aplikasi GoJek. Rencananya, belanja melalui GoShop dibuka sejak pagi hingga pukul 16.00 WIB.
"Hari ini (Selasa) memang bukanya baru sampai jam 12.30 WIB, tapi tadi kami di dalam bersama Pak Kapolda bersama Pak Wagub. Besok (Rabu) saya minta pembelanjaan melalui GoShop bisa dibuka sampai jam 4 sore," ucapnya.
"Artinya bahwa ruang gerak saudara kita driver ojol bisa lebih luas lagi. Mudah-mudahan ini juga bisa menjadi lahan ekonomi bagi mereka yang hari-hari kemarin ini berdampak secara ekonomi karena pandemik COVID- 19 ini," Khofifah menambahkan.
3. Tujuannya agar tidak ada kerumunan di sekitar JX Surabaya

Pembelian secara online ini tentunya dapat mengurangi risiko penularan COVID-19. Mengingat di Surabaya sudah berstatus zona merah dengan kasus positif terbanyak di Jatim. Ditambah lagi, agar pembeli tidak menumpuk dan menjadi kerumunan di sekitar JX Surabaya.
"Kita berharap kalau pemesanan lewat GoSend. Pemesanan pre order dan itu bisa diambil secara drive thru, maka memungkinkan kita menjaga perlindungan diri kita dari Corona, efektivitas waktu kita dan tetap kita akan mendapatkan harga yang lebih murah dari harga di pasar," kata Khofifah.



















