Kapolres Malang, AKBP Putu Kholis Aryana. (IDN Times/Rizal Adhi Pratama)
Kholis mengatakan jika pada mereka hadir hari ini untuk memperingati 1,5 tahun Tragedi Kanjuruhan. Mereka secara khusus melaksanakan doa bersama di Gate 13 Stadion Kanjuruhan yang merupakan lokasi dengan jumlah korban paling banyak. Dan Gate 13 ini adalah wilayah yang tidak direnovasi karena akan dijadikan lokasi museum peringatan Tragedi Kanjuruhan sehingga dipertahankan bentuk aslinya.
"Kami dari pejabat utama Polres Malang hadir pada hari geblak atau hari pasarnya kalau orang Jawa menyebutnya setiap Sabtu Kliwon. Kami bersama Keluarga Korban Tragedi Kanjuruhan hadir di Pintu 13 Stadion Kanjuruhan," terangnya.
Kholis mengajak Keluarga Korban Tragedi Kanjuruhan bersama-sama berkumpul untuk memanjakan doa pada Allah SWT, yasinan, dan tahlilan untuk seluruh almarhum/almarhumah Tragedi Kanjuruhan. Ini bentuk komitmen Polres Malang untuk terus membersamai korban dan keluarga korban Tragedi Kanjuruhan.