Petani Magetan Desak Pemerintah Tetapkan Harga Acuan Sayur

Magetan, IDN Times – Para petani hortikultura di Kabupaten Magetan, Jawa Timur, mengeluhkan anjloknya harga berbagai komoditas sayuran yang sering terjadi. Ketua Kelompok Tani Maju, Agus Yulianto, menyatakan bahwa hingga kini belum ada kepastian dari pemerintah terkait penetapan harga acuan sayuran, yang sangat dinantikan para petani.
1. Belum ada kebijakan yang melindungi petani sayur

Kabupaten Magetan, yang terletak di kaki Pegunungan Lawu, dikenal sebagai salah satu sentra produksi sayuran terbesar di Jawa Timur. Namun, potensi ini belum diimbangi dengan kebijakan harga yang melindungi petani dari kerugian akibat fluktuasi pasar.
"Jika pemerintah segera menetapkan harga acuannya, petani akan lebih semangat menanam. Apalagi, Kabupaten Magetan didominasi pertanian hortikultura," ujar Agus saat ditemui di lahan kubisnya, Jumat (15/11/2024).
Untuk diketahui, Agus adalah saoah satu petani milenial asal Dusun Grombong, Desa Plumpung, Kecamatan Plaosan, menilai bahwa anjloknya harga sayuran sering kali tidak seimbang dengan biaya produksi.
2. Petani terpaksa tanam agar dapur ngebul

Menurut Agus, beban seperti upah tenaga kerja dan sarana produksi membuat keuntungan yang diraih petani menjadi sangat minim, bahkan tidak cukup untuk menutupi modal.
"Ketika harga mahal, pemerintah cepat membuat langkah-langkah pengendalian. Tapi saat harga anjlok, intervensi pemerintah sering kali tidak terlihat," keluhnya.
Sebagai upaya bertahan, Agus menyebutkan bahwa banyak petani memilih menanam komoditas kecil seperti timun dan buncis yang memerlukan modal lebih ringan.
3. Desak pemerintah buat harga acuan sayur

Komoditas kecil terpaksa dipilih para petani agar dapur tetap ngebul, roda perekonomian tetap berputar, hanya bisa untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
"Kami harap ke depan pemerintah segera menentukan harga acuan sayur. Fluktuasi harga yang terjadi selama ini sangat merugikan petani," tegas Agus.
Dengan stabilnya harga sayuran melalui kebijakan harga acuan, para petani di Magetan berharap dapat meningkatkan kesejahteraan mereka dan memperkuat ketahanan ekonomi di sektor pertanian.


















