Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Pengemudi Mobil Tabrakan Maut di Dekat Grahadi Tak Bawa SIM dan STNK

Kota Surabaya
Pengemudi Mobil Tabrakan Maut di Dekat Grahadi Tak Bawa SIM dan STNK
Polisi tangani mobil tabrak pekerja. Dok. Satlantas Polrestabes Surabaya.
  • Pengemudi Mitsubishi Outlander ENR (32) diduga mengemudi tanpa SIM dan STNK serta berada di bawah pengaruh alkohol saat kecelakaan di Surabaya.
  • Kecelakaan beruntun terjadi sekitar pukul 03.30 WIB, melibatkan Outlander, taksi listrik Vinfast yang terparkir, dan Mitsubishi L300 di kawasan Grahadi hingga Gubernur Suryo.
  • Setelah menabrak taksi dan terus melaju, Outlander menabrak pekerja bongkar muat RPK (25); korban mengalami luka berat dan meninggal saat dirawat di RSUD Dr Soetomo.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Surabaya, IDN Times - Pengemudi Mitsubishi Outlander yang tabrak pekerja hingga tewas di dekat Gedung Negara Grahadi, Jalan Taman Hapsari hingga Jalan Gubernur Suryo, Surabaya, Minggu (23/8/2026) dini hari ternyata tak bawa Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK). Parahnya, pengemudi berinsial ENR (32) tersebut terbukti dalam pengaruh alkohol.

"Pengemudi Mitsubishi Outlander dengan plat nomor L 1049 OO) saudari ENR (32), mengemudikan kendaraan tanpa memiliki SIM dan STNK," ujar Kasatlantas Polrestabes Surabaya AKBP Galih Bayu Raditya.

Galih menyebut, berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), penyebab utama kecelakaan adalah kelalaian manusia. Pengemudi Mitsubishi Outlander dalam pengaruh alkohol.

"Hasil olah TKP menunjukkan penyebab utama kecelakaan adalah faktor kelalaian manusia (human error), yakni pengemudi mengendarai kendaraan tanpa konsentrasi di bawah pengaruh minuman beralkohol," ungkap Galih.

Diberitakan sebelumnya, kecelakaan beruntun terjadi di dekat Gedung Negara Grahadi, Jalan Taman Hapsari hingga Jalan Gubernur Suryo, Surabaya, Minggu (23/8/2026) dini hari. Kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 03.30 WIB itu melibatkan Mitsubishi Outlander, taksi listrik Vinfast, dan Mitsubishi L300.

Satu orang meninggal dunia dalam kecelakaan tersebut. Korban merupakan pekerja bongkar muat yang sedang menaikkan barang ke kendaraan pikap miliknya.

Kasatlantas Polrestabes Surabaya AKBP Galih Bayu Raditya mengatakan kecelakaan bermula saat Mitsubishi Outlander bernopol L-1049-OO yang dikemudikan ENR (32) melaju dari arah selatan menuju utara di Jalan Taman Hapsari.

“Pada saat berbelok ke kiri, pengemudi kehilangan konsentrasi akibat pengaruh alkohol,” ujarnya saat dikonfirmasi IDN Times, Minggu (23/8/2026).

Outlander kemudian menabrak taksi listrik Vinfast bernopol L-1611-UG yang sedang terparkir di sisi kanan jalan. Taksi tersebut diketahui dikemudikan FDK (22).

Bukannya berhenti, pengemudi Outlander terus melaju meninggalkan lokasi kecelakaan pertama. Kendaraan kemudian masuk menuju Jalan Gubernur Suryo.

Sesampainya di kawasan depan Alun-Alun Surabaya, Outlander kembali mengalami kecelakaan. Kendaraan tersebut menabrak RPK (25), yang sedang menaikkan barang ke Mitsubishi L300 bernopol L-9760-CJ miliknya yang sedang terparkir.

Akibat benturan tersebut, RPK mengalami luka berat. Korban kemudian dilarikan ke UGD RSUD Dr Soetomo Surabaya untuk mendapatkan penanganan medis.

Namun, nyawa korban tidak tertolong. RPK dinyatakan meninggal dunia saat menjalani perawatan.

    Share Article
    Editorial Team

    Related Articles

    See More