Demokrat Jatim Serap Aspirasi Lewat Lomba Rakyat

- Partai Demokrat Jawa Timur menggelar lomba rakyat serentak di 38 kabupaten/kota pada 23 Agustus 2026 untuk memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
- Kegiatan ini dimanfaatkan kader dan anggota legislatif Demokrat untuk bertemu warga, mendengar persoalan, serta menyerap aspirasi secara langsung dalam suasana informal.
- Sekitar 300 warga mendaftar di lokasi kegiatan; Demokrat menekankan komunikasi dengan masyarakat dan penyerapan aspirasi akan terus dilakukan, tidak hanya saat lomba.
Surabaya, IDN Times - Lomba rakyat memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang digelar Partai Demokrat Jawa Timur (Jatim) tak sekadar menjadi ajang hiburan. Di balik suasana meriah, kegiatan tersebut dimanfaatkan kader untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung.
DPD Partai Demokrat Jatim menggelar lomba rakyat secara serentak di 38 kabupaten/kota, Minggu (23/8/2026). Kegiatan tersebut menjadi ruang bagi kader dan anggota legislatif Demokrat untuk bertemu sekaligus mendengar persoalan yang disampaikan warga.
Bendahara DPD Partai Demokrat Jatim yang juga Ketua Fraksi Demokrat DPRD Jatim, Agung Mulyono, mengatakan kegiatan tersebut sengaja dikemas sebagai ruang interaksi langsung dengan masyarakat.
“Selain mengikuti lomba dan menikmati suasana kebersamaan, masyarakat juga bisa menyampaikan aspirasi. Ini menjadi momentum yang tepat untuk mendengar langsung apa yang mereka sampaikan,” ujarnya.
Menurut dia, kegiatan yang digelar dalam suasana perayaan kemerdekaan tersebut menjadi momentum untuk mempererat hubungan kader dengan masyarakat. Aspirasi yang muncul dari warga nantinya dapat menjadi bahan perhatian kader maupun anggota legislatif dalam menjalankan tugasnya.
Sekitar 300 warga tercatat mendaftar mengikuti berbagai perlombaan di lokasi kegiatan. Namun, menurut Agung, jumlah peserta bukan satu-satunya ukuran keberhasilan kegiatan.
Lebih penting, kata dia, adalah terciptanya ruang komunikasi yang cair antara masyarakat dengan kader partai.
“Ini momentum yang bagus untuk bersyukur dan mengenang para pejuang serta pendiri bangsa. Yang lebih penting, kegiatan ini menjadi gerakan kebersamaan masyarakat dalam merayakan kemerdekaan,” katanya.
Anggota Fraksi Demokrat DPRD Jatim Rasiyo menambahkan, kegiatan yang menghadirkan masyarakat dalam jumlah besar membuat komunikasi antara kader dan warga menjadi lebih terbuka. Menurutnya, interaksi semacam itu juga membantu masyarakat mengenal lebih dekat para kader dan wakil rakyat dari Partai Demokrat.
“Kalau lomba menghadirkan masyarakat dan kami hadir di tengah mereka, otomatis terjadi komunikasi. Masyarakat bisa mengenal kader dan Partai Demokrat,” ujar Rasiyo.
Ia menegaskan penyerapan aspirasi tidak berhenti pada momentum lomba rakyat. Kegiatan tersebut hanya menjadi salah satu cara untuk membangun komunikasi langsung dengan masyarakat. “Penyerapan aspirasi dilakukan secara berkelanjutan,” tegasnya.














