Surabaya, IDN Times - Tragedi kecelakaan Kapal Virgo Transport 8 memasuki fase pencarian besar-besaran. Hingga press conference Senin (14/9/2026) pagi, tim SAR gabungan telah menemukan 108 orang selamat, sementara enam orang dinyatakan meninggal dunia dan 129 lainnya masih dalam pencarian.
Wakil Gubernur Jawa Timur (Jatim), Emil Elestianto Dardak mengatakan Pemprov Jatim terus memantau perkembangan operasi evakuasi yang dipusatkan di Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
“Pertama-tama, kemarin kami langsung dengan Bu Gubernur berkoordinasi bahwa poskonya ini ada di Banjarmasin, dipusatkan di sana. Basarnas-nya juga dari Kantor Basarnas Banjarmasin,” kata Emil saat ditemui, Senin (14/9/2026).
Emil mengatakan Pemprov Jatim terus berkoordinasi untuk mengetahui perkembangan proses pencarian dan penyelamatan para penumpang kapal.
Berdasarkan data terbaru yang disampaikan dalam konferensi pers pagi ini, total korban yang telah ditemukan mencapai 114 orang, terdiri dari 108 orang selamat dan enam orang meninggal dunia. Sementara 129 orang lainnya masih berstatus dalam pencarian.
“Untuk itu, kita mengapresiasi segenap petugas. Fokus kita kepada penyelamatan,” tegas Emil.
Tak lupa, Emil menyampaikan duka mendalam kepada para korban meninggal dunia dan keluarga yang ditinggalkan. Ia juga mendoakan agar operasi pencarian dapat menemukan lebih banyak korban yang masih belum diketahui keberadaannya.
“Kita berduka yang sedalam-dalamnya kepada korban meninggal dunia yang telah terkonfirmasi. Doa kami untuk seluruh keluarga dari segenap korban,” ucapnya.
Di tengah operasi yang masih berlangsung, Emil juga meminta keselamatan para petugas SAR yang bekerja di lapangan. “Kita juga mendoakan petugas yang melaksanakan tugasnya dengan penuh dedikasi diberikan keselamatan dan kita bisa menemukan lagi survivor atau siapa pun yang menjadi penumpang,” katanya.
Pemprov Jatim, lanjut Emil, dalam posisi siap memberikan dukungan apabila dibutuhkan dalam proses evakuasi. Namun, kendali operasi pencarian saat ini tetap berada di tangan Basarnas bersama Otoritas Pelabuhan Kementerian Perhubungan.
“Fokus evakuasi dipimpin oleh Basarnas dan oleh Otoritas Pelabuhan Kementerian Perhubungan. Jadi posisi kami terus siap siaga sekiranya ada yang dibutuhkan untuk bisa membantu proses ini,” pungkas Emil.
