Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Pemakaman Jenazah Pemuda 200 Kg di Gresik, Damkar Kerahkan Crane
Crane dikerahkan untuk membantu proses pemakaman pemuda di Gresik. Dok. Damkar Gresik.
  • Pemuda berbobot sekitar 200 kilogram, meninggal dunia di Desa Bedanten, Bungah, Gresik, pada Senin, 7 September 2026.

  • Pemindahan jenazah melibatkan Damkar, crane DPUTR, tiga kendaraan operasional, serta puluhan warga yang bergotong royong dari pemandian hingga pemakaman.

  • Rangkaian pemakaman berlangsung sekitar lima jam, dari pukul 09.27 hingga 14.30 WIB; polisi menyatakan tidak ditemukan tanda kekerasan dan kematian murni karena sakit.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
7 September 2026

Abdul Ghoni, pemuda berbobot sekitar 200 kilogram, meninggal dunia di Desa Bedanten, Gresik.

pukul 09.27 WIB

Rangkaian pemakaman Abdul Ghoni dimulai, termasuk pemandian dan salat jenazah.

pukul 14.30 WIB

Proses pemakaman rampung setelah sekitar lima jam dengan bantuan warga, Damkar, dan crane.

9 September 2026

Damkar Gresik menyatakan mengerahkan satu unit crane DPUTR dan tiga kendaraan operasional untuk membantu pemindahan jenazah.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Pemakaman Abdul Ghoni, pemuda berbobot sekitar 200 kilogram, berlangsung dengan bantuan crane, petugas Damkar, dan puluhan warga setelah ia meninggal dunia.
  • Who?
    Abdul Ghoni, keluarganya, warga Desa Bedanten, Damkar Gresik, DPUTR Gresik, serta anggota Polsek Bungah terlibat dalam proses pemakaman.
  • Where?
    Rangkaian penghormatan terakhir berlangsung di Desa Bedanten, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik, Jawa Timur.
  • When?
    Abdul Ghoni meninggal pada Senin, 7 September 2026. Proses pemakaman dimulai pukul 09.27 WIB dan selesai sekitar pukul 14.30 WIB.
  • Why?
    Jenazah memerlukan penanganan khusus karena bobot tubuh sekitar 200 kilogram. Polisi menyatakan tidak menemukan tanda kekerasan dan kematian terjadi karena sakit.
  • How?
    Damkar mengerahkan satu crane milik DPUTR dan tiga kendaraan operasional. Petugas serta puluhan warga bergotong royong membantu pemandian, salat jenazah, pemindahan, hingga pemakaman selama sekitar lima jam.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Abdul Ghoni dari Desa Bedanten meninggal karena sakit. Badannya sekitar 200 kilogram. Keluarga susah memindahkan beliau. Petugas damkar membawa crane dan mobil bantuan. Banyak warga juga membantu dari memandikan, salat, sampai menguburkan. Semua selesai sekitar lima jam. Polisi bilang tidak ada tanda kekerasan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Di tengah suasana duka, gotong royong warga dan kesiapsiagaan petugas menunjukkan kepedulian yang kuat terhadap keluarga almarhum. Dukungan Damkar, DPUTR, serta puluhan warga memungkinkan seluruh tahapan penghormatan terakhir berlangsung dengan layak, meski menghadapi kebutuhan penanganan yang tidak biasa dan memerlukan waktu cukup panjang.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Gresik, IDN Times - Suasana duka menyelimuti Desa Bedanten, Kecamatan Bungah, Gresik, saat seorang pemuda dengan berat badan sekitar 200 kilogram, meninggal dunia pada Senin (7/9/2026). Proses pemakamannya berlangsung cukup dramatis hingga melibatkan petugas pemadam kebakaran (Damkar), crane, serta puluhan warga.

Keluarga mengalami kesulitan saat memindahkan jenazah karena bobot tubuh almarhum. Warga kemudian bergotong royong bersama petugas untuk memastikan seluruh rangkaian penghormatan terakhir terhadap tetap berjalan, mulai dari proses pemandian, salat jenazah, hingga pemakaman.

Damkar Gresik turut turun tangan untuk membantu proses evakuasi dan pemindahan jenazah. Satu unit crane milik Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Gresik dikerahkan, disertai tiga unit kendaraan operasional lainnya.

“Mengerahkan satu unit crane milik DPUTR, serta menyiagakan tiga unit mobil operasional lainnya,” ujar Perwira Piket Damkar Gresik, Farhan Dzulkifli, Rabu (9/9/2026).

Keterlibatan petugas tidak hanya untuk membantu pemindahan jenazah. Warga juga ikut bergotong royong agar proses pemakaman dapat dilakukan dengan baik. Puluhan orang bahu-membahu memberikan penghormatan terakhir kepada almarhum.

Proses tersebut membutuhkan waktu sekitar lima jam. Rangkaian pemakaman dimulai pada pukul 09.27 WIB dan baru rampung sekitar pukul 14.30 WIB. Meski berlangsung lebih lama dari pemakaman pada umumnya, seluruh proses akhirnya dapat diselesaikan dengan bantuan petugas dan warga yang bekerja bersama di lokasi.

Kanitreskrim Polsek Bungah Aipda Triyadi mengatakan kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga. Polisi juga memastikan tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh almarhum.

“Murni karena sakit, semoga keluarga diberikan ketabahan,” pungkasnya.

Curated For You

Editorial Team

Related Article