Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Pelajar dan Kades Diduga Kampanye di Magetan, Bawaslu Turun Tangan

Pelajar dan Kades Diduga Kampanye di Magetan, Bawaslu Turun Tangan
IDN Times/Nofika Dian
Share Article

Surabaya, IDN Times - Dugaan pelanggaran kampanye di Jatim kembali terjadi. Kali ini dugaan itu terdapat di kawasan Magetan. Laporan yang diterima Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) Jawa Timur (Jatim) antara lain pelibatan anak sekolah dan kampanye yang melibatkan kepala desa.

"Kami sedang mendalami kampanye dari salah satu calon wakil presiden, yang kemudian ada aktivitas siswa SMA," ujar Komisioner Bawaslu Jatim Aang Kunaifi dikonfirmasi, Kamis (11/4).

1. Kampanye libatkan pelajar masih dalam klarifikasi

IDN Times/Ardiansyah Fajar
IDN Times/Ardiansyah Fajar

 

Aang mengatakan, pihaknya masih mengklarifikasi atas kejadian itu kepada guru pendamping. Informasi sementara, mereka dari Ponorogo diajak kunjungan sekolah ke Magetan. "Tapi ternyata sampai di Magetan diajak hadir di salah satu kampanye peserta pemilu," kata Aang.

2. Indikasi saat kunjungan Sandiaga Uno

IDN Times/Nofika Dian
IDN Times/Nofika Dian

 

Kampanye yang dimaksud, ketika ada kunjungan Calon Wakil Presiden (Cawapres) Sandiaga Uno di GOR Ki Mageti, Magetan, Jawa Timur, Senin (8/4) lalu. Indikasi yang ditemukan Bawaslu, ada mobilisasi pelajar dari salah satu SMK di Ponorogo hadir dalam kegiatan politik tersebut.

3. Dugaan soal kepala desa dilibatkan pada saat kampanye akbar NasDem

IDN Times/Nofika Dian
IDN Times/Nofika Dian

 

Aang menambahkan, untuk dugaan pelanggaran yang dihadiri kepala desa, indikasi itu ditemukan pada kampanye akbar Partai NasDem di Magetan, Minggu (7/4) lalu. Kepala desa yang dimaksud bukan berasal dari Magetan, melainkan Ponorogo.

"Ini masih proses diklarifikasi pihak-pihak untuk memperoleh alat bukti. Saat ini yang sudah kami miliki sementara ini cuman dokumen foto kegiatan," terang Aang.

4. Apabila melanggar pasti disanksi

IDN Times/Nofika Dian
IDN Times/Nofika Dian

Aang juga menyampaikan, apabila memang ada pelanggaran maka Bawaslu tidak segan memberi sanksi. Namun, sanksi yang dikenakan belum bisa dipastikan. belum memastikan sanksi yang bakal dijatuhkan.

"Kami lihat hasil kajian teman-teman kabupaten Magetan dan berkordinasi dengan kawan di Ponorogo. Hasilnya seperti apa," pungkas Aang.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ardiansyah Fajar Syahlillah
EditorArdiansyah Fajar Syahlillah

Latest News Jawa Timur

See More

Malam 1 Suro, Akses Masuk Kota Surabaya Disekat Polisi

14 Jun 2026, 17:41 WIBNews