Pasien Corona Sembuh di Jatim 25,6 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Surabaya, IDN Times - Tingkat kesembuhan pasien COVID-19 di Jawa Timur semakin lama semakin meningkat. Pada Kamis (9/4), persentase kesembuhan COVID-19 di Jatim mencapai titik tertinggi yaitu 25,6 persen. Jumlah ini jauh lebih tinggi dibanding tingkat kesembuhan nasional yaitu 7,6 persen.
1. Tingkat kesembuhan di Jatim 25,6 persen

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menyebutkan, terdapat tambahan 11 pasien yang hasil tes swabnya terkonfersi dari positif menjadi negatif. Dengan ini, telah ada 57 dari 223 pasien COVID-19 yang dinyatakan sembuh.
"Ada 11 orang lagi dinyatakan sembuh taya terkonversi negatif. Saya mengucapkan terima kasih tenaga kesehatan para meeid sanitarian merawat pasien komitmen yang luar biasa," ujar Khofifah saat konferensi pers di Gedung Negara Grahadi, Kamis (9/4).
2. Jumlah tertinggi selama kasus COVID-19

Jika dihitung, 57 dari 223 pasien tersebut setara dengan 25,6 persen. Khofifah menyebutkan bahwa presentase kesembuhan pasien tersebut merupakan angka tertinggi sepanjang kasus COVID-19 saat ini. Bahkan, jumlahnya lebih tinggi dari presentase kesembuhan nasional sebesar 7,6 persen.
"Dari update kita setiap sore saya rasa ini adalah persentase tertinggi. Saya harap semakin banyak yang sembuh dilayani dengan baik dan sembuh," tuturnya.
3. Khofifah apresiasi kinerja tenaga medis

Khofifah pun mengapresiasi kinerja tenaga kesehatan di Jatim. Ia kemudian melakukan video confference kepada para dokter di RSUD Dr Soedono Madiun yang kinerjanya banyak mendapat pujian dari masyarakat. Khofifah pun meminta jika paramedis memiliki kendala dalam proses penyembuhan pasien agar segera mengomunikasikannya kepada Khofifah.
"Ada 46 PDP dan positif, yang sudah pulang ada 29. Yang positif 10, yang 8 sudah pulang. Leres nggih? Kami semua mengucapkan terima kasih atas kinerjanya selama ini," ungkap Khofifah.
4. Pasien meninggal 17 orang

Meski tingkat kesembuhannya tinggi, namun jumlah pasien positif COVID-19 di Jatim terus bertambah. Pada Kamis (9/4) tercatat ada 27 tambahan kasus konfirmasi positif COVID-19 dengan jumlah total 223 pasien. Sementara jumlah pasien positif yang meninggal di Jatim sebanyak 17 orang.
"Hari ini yang menjadi area terjangkit ada tambah Pacitan kemudian tambah lagi Bojonegoro dan Bangkalan. Artinya kewaspadaan dan kesiapsiagaan harus dilipatgandakan," pungkasnya.



















