Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Ojol Ditemukan Tewas di Tepi Parit Porong Sidoarjo

Ilustrasi meninggal (IDN Times/Mia Amalia)
Ilustrasi meninggal (IDN Times/Mia Amalia)
Intinya sih...
  • Pria pengemudi ojek online ditemukan tewas di tepi parit Porong, Sidoarjo.
  • Korban terakhir keluar rumah untuk mengantar penumpang ke Candi, Sidoarjo, namun tidak kembali.
  • Polisi masih melakukan penyelidikan terhadap penyebab kematian korban dan menunggu hasil pemeriksaan medis.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Sidoarjo, IDN Times - Seorang pria diduga pengemudi ojek online (Ojol) ditemukan tewas di tepi parit Jalan Arteri Porong, Sidoarjo, Jawa Timur, Jumat (7/11/2025) sekitar pukul 05.00 WIB. Polisi masih melakukan penyelidikan terhadap tewasnya korban.

Kapolsek Porong, AKP Anak Agung Gede Putra Wisnawa mengatakan, jasad pria bernama M. Muchdor Amin itu pertama kali ditemukan oleh penjaga warung. Saat itu, penjaga warung bernama Markama sedang jalan pagi, lalu melihat korban tergeletak tak bergerak.

Korban ditemukan telentang, pakaian juga masih lengkap melekat di tubuhnya. Melihat hal itu, Markama langsung melapor ke Ketua RT setempat lalu diteruskan ke Polsek Porong. “Ketua RT lalu meneruskan laporan ke Polsek Porong. Petugas kami langsung datang ke lokasi untuk olah TKP,” kata Agung.

Usai melakukan olah TKP, pihaknya langsung mengevakuasi korban ke RS Bhayangkara Pusdik Shabara Porong untuk proses pemeriksaan lebih lanjut. Hasil pemeriksaan yang telah dilakukan, M Muchdor Amin adalah, warga yang tinggal Jalan Pemuda, Desa Juwet Kenongo, Kecamatan Porong. Pria tersebut berprofesi sebagai pengemudi ojol.

Agung menuturkan, berdasarkan hasil keterangan keluarga, Muchdor terakhir kali keluar rumah pada Kamis (6/11/2025). Korban berpamitan hendak mengantar penumpang ke Candi, Sidoarjo. Sayangnya, setelah pamitan itu Muchdor tak kunjung kembali. Hingga kemudian ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di tepi parit.

"Korban terakhir keluar rumah menggunakan motor untuk mengantar penumpang. Setelah itu, tidak ada kabar hingga akhirnya ditemukan meninggal dunia,” terangnya.

Meski begitu, Agung belum bisa memastikan apa penyebab kematian korban. Sebab, pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan medis dan melakukan penyelidikan lebih lanjut. "Kami belum bisa memastikan penyebab kematian korban. Kami masih menunggu hasil pemeriksaan medis dan memeriksa sejumlah saksi di lokasi,” pungkas dia.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Faiz Nashrillah
EditorFaiz Nashrillah
Follow Us

Latest News Jawa Timur

See More

Pemkot Surabaya Keluarkan SE Super Flu, Minta Masyarakat Waspada

26 Jan 2026, 17:45 WIBNews