Ngecas HP Berujung Kebakaran Rumah di Krembangan Surabaya

- Sebuah rumah dua lantai di Krembangan, Surabaya, terbakar akibat dugaan korsleting listrik saat ponsel sedang diisi daya pada Minggu siang, 8 Maret 2026.
- Petugas pemadam menerima laporan pukul 13.41 WIB dan berhasil memadamkan api sekitar pukul 14.03 WIB dengan mengerahkan sembilan unit mobil pemadam serta lima tim rescue.
- Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, namun petugas mengimbau masyarakat agar lebih waspada saat menggunakan perangkat elektronik dan tidak meninggalkannya tanpa pengawasan.
Surabaya, IDN Times - Aktivitas sederhana seperti mengisi daya ponsel ternyata bisa berujung petaka. Sebuah rumah dua lantai di Jalan Rembang No.135, Kelurahan Dupak, Kecamatan Krembangan, Surabaya, terbakar diduga akibat korsleting listrik saat ponsel sedang di-charge, Minggu (8/3/2026).
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Surabaya, M. Rokhim, mengatakan laporan kebakaran diterima petugas pada pukul 13.41 WIB dari seorang warga bernama Sulis.
Tak lama setelah laporan diterima, petugas langsung bergerak ke lokasi. “Unit berangkat pukul 13.42 WIB dan tiba di tempat kejadian pukul 13.46 WIB. Tim langsung melakukan pemadaman,” ujar Rokhim.
Api yang membakar lantai dua rumah milik Parno (70) berhasil dipadamkan sekitar pukul 14.03 WIB. Sementara proses pengecekan dan pendinginan selesai pukul 14.24 WIB.
Untuk menjinakkan si jago merah, sebanyak sembilan unit mobil pemadam dan lima unit tim rescue dikerahkan ke lokasi.
Berdasarkan keterangan pemilik rumah, kebakaran diduga bermula saat ponsel sedang diisi daya. Korsleting listrik diduga terjadi dan menyambar papan di lantai dua rumah.
“Menurut keterangan pemilik rumah, saat itu sedang ngecas HP. Kemungkinan terjadi korsleting listrik saat pengisian daya dan mengenai papan di sekitarnya,” jelas Rokhim.
Sebelum petugas tiba, warga sekitar sempat berupaya memadamkan api menggunakan alat pemadam api ringan (APAR). Namun meski sudah menghabiskan tiga tabung APAR, api tak kunjung padam.
Api akhirnya melahap area lantai dua rumah dengan luas sekitar 3 meter x 4 meter. Kebakaran juga sempat merambat ke balkon rumah tetangga dengan dampak sekitar 1 meter x 3 meter.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Petugas pemadam bersama BPBD, Satpol PP, Posko Terpadu Kasuari, dan Tim Gerak Cepat (TGC) Kasuari turut membantu penanganan di lokasi.
Rokhim pun mengingatkan masyarakat untuk lebih waspada saat menggunakan perangkat elektronik, terutama ketika mengisi daya ponsel. “Perangkat listrik yang dibiarkan menyala tanpa pengawasan bisa memicu korsleting. Kami imbau masyarakat lebih berhati-hati,” pungkasnya.


















